Amar'e Stoudemire, mantan bintang NBA, mengungkapkan bahwa menjadi seorang rabbi bukanlah hal yang mustahil baginya.

Dalam wawancara dengan TMZ Sports, ia mengatakan telah belajar banyak dan selalu mempersiapkan diri untuk langkah selanjutnya.

>>> Tiga Kata Neymar Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026

Stoudemire, yang masuk Yudaisme beberapa tahun lalu, sering terlihat dengan buku-buku doa. Ia mengaku terus menjaga pikirannya tetap aktif dan selalu siap menghadapi masa depan.

"Tapi Insya Allah, semuanya berjalan ke arah yang benar," ujarnya.

Ketika ditanya apakah menjadi rabbi adalah tujuan berikutnya, ia tertawa dan mengatakan itu membutuhkan banyak sekolah, tetapi mengakui "itu bukan hal yang mustahil, jadi siapa tahu."

>>> Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026: Haaland, Mbappe, Messi Sama-sama Tujuh Gol

Perjalanan Spiritual dan Karier

Stoudemire memperoleh kewarganegaraan Israel beberapa tahun lalu saat bermain basket profesional untuk Hapoel Jerusalem. Nama Ibraninya adalah Yahoshafat Ben Avraham.

Di lapangan, Stoudemire bermain untuk Phoenix Suns, New York Knicks, Dallas Mavericks, dan Miami Heat. Ia meraih enam penampilan All-Star dan penghargaan Rookie of the Year pada 2003.

>>> Apa Itu SGS? Purbaya Ungkap Ancaman Presiden Bubarkan Bea Cukai Jika Tak Berbenah

Saat ini ia fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi bulan depan ia akan dilantik ke dalam Hall of Fame sebagai anggota Kelas 2026.