Sejumlah komentar juga mengaitkan unggahan itu dengan peristiwa lain yang sebelumnya sempat membuat nama Shabrina ramai diperbincangkan di media sosial.

Sebagian pengguna mempertanyakan tujuan utas tersebut dibuat dan menyarankan agar persoalan diselesaikan langsung dengan pihak yang terlibat.

Netizen Beri Saran Penanganan

Di tengah perdebatan, muncul pula komentar yang menawarkan langkah penanganan terhadap anak yang mengalami body shaming maupun perundungan.

  • Mendampingi anak berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk membantu pemulihan kondisi mental.
  • Memeriksakan kondisi fisik ke dokter spesialis anak maupun dokter gizi agar program penurunan berat badan berlangsung aman tanpa memperburuk kesehatan.
  • Mendampingi anak memilih pakaian yang sesuai usia dan membuatnya lebih nyaman serta percaya diri.

Unggahan Lanjutan Kembali Menjadi Sorotan

Perbincangan semakin ramai setelah Shabrina mengunggah utas lanjutan. Dalam unggahan tersebut, ia menyebut kondisi psikologis putrinya semakin memburuk hingga memilih mengurung diri.

Ia juga menyampaikan kemarahannya terhadap pihak yang disebut sebagai pelaku perundungan dan menilai tindakan tersebut telah memberikan dampak serius terhadap kondisi mental sang anak.