Aktris Hannah Waddingham dengan tegas menolak gagasan untuk menjadikan James Bond sebagai karakter wanita.

Pernyataan itu disampaikan dalam pemutaran khusus serial Prime Video terbarunya, Ride or Die, di London pada 22 Juni 2026.

>>> Jordan Henderson Alami Cedera Pergelangan Tangan saat Rayakan Kemenangan Piala Dunia

Bintang Ted Lasso berusia 51 tahun itu mengatakan bahwa wanita tidak perlu mengambil alih karakter ikonik tersebut.

"Tidak! Ya Tuhan, tidak!

Tidak, ini adalah versi 007 saya. Wanita tidak perlu memerankan James Bond, kami punya hal lain untuk dilakukan," ujar Waddingham.

Ia menjelaskan bahwa karakter barunya sebagai pembunuh bayaran yang menjalani kehidupan ganda menjadi alternatif pribadinya untuk waralaba 007.

Ketika ditanya tentang preferensinya memerankan tokoh perempuan kuat, Waddingham menekankan pentingnya mengeksplorasi kehidupan batin dan kerentanan pribadi mereka.

"Yang menarik perhatian saya adalah siapa mereka saat sendirian, serta kelemahan, ketakutan, dan aspirasi yang mereka miliki saat sendirian," katanya.

Serial Ride or Die

Serial komedi aksi garapan kreator Tessa Coates ini berfokus pada dua wanita yang sangat cakap dalam menjalani misi berbahaya dan humor.

Bintang lainnya, Octavia Spencer, mengaku langsung terpikat oleh konsep unik tersebut.

"Saya telah mendengar ratusan pitch sepanjang karier saya dan tidak ada yang seperti itu. Pitch itu membuat Anda terpaku," ujar Spencer.

Ia menyukai bahwa cerita berpusat pada dua wanita brilian dan sangat cakap yang melakukan aksi dan komedi, dengan banyak hati.

Narasi yang khas membuat Spencer mengabaikan prosedur representasi standar untuk mengamankan keterlibatannya.

>>> Gubernur Koster Bantah Tolak MBG, Siapkan 7,1 Hektare untuk SPPG Bali

"Begitu dia selesai memberikan pitch, saya berkata, 'Yah, agen saya akan kecewa, tapi saya ikut,'" kenang Spencer.