Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi memastikan berbagai langkah mitigasi terus dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

Langkah ini diambil terutama di tengah kondisi cuaca yang cukup ekstrem.

>>> Pemerintah Masih Susun Skenario Pelibatan Kantin Sekolah dalam MBG

Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyiraman rutin pada area landfill guna menurunkan suhu timbunan sampah dan mengurangi potensi terjadinya kebakaran akibat akumulasi gas metana.

"Alhamdulillah, hari ini kami telah melakukan penyiraman di area landfill TPA.

Kami berharap langkah ini dapat menekan tingkat panas pada timbunan sampah sekaligus memitigasi potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh gas metana," ujar Wawan, Minggu (5/7).

Dalam pelaksanaannya, penyiraman didukung dengan pengerahan satu unit Morooka Crawler Dumper yang mampu mengangkut sekitar 5.000 liter air dalam setiap ritase.

Kendaraan tersebut digunakan untuk mendistribusikan air ke area landfill sehingga proses penyiraman dapat dilakukan secara lebih optimal.

Selain itu, Wawan menambahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran di kawasan TPA Rawa Kucing sebagai bagian dari upaya antisipasi apabila terjadi keadaan darurat.

"Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan BPBD Kota Tangerang yang telah menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran di area TPA.

Kami terus berkolaborasi untuk menjaga situasi dan kondisi TPA Rawa Kucing agar tetap aman dan terkendali dari berbagai potensi bencana," kata Wawan.

>>> Elaine Chao Bertemu Wakil Presiden China di Beijing

Menurut Wawan, berbagai langkah antisipasi tersebut bukan merupakan tindakan sesaat, melainkan telah menjadi standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan secara konsisten oleh petugas TPA Rawa Kucing.