Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih berlangsung hingga hari keenam pada Minggu (5/7/2026).

Sebanyak 102 warga terpaksa dievakuasi akibat dampak kebakaran tersebut.

>>> Giveaway Skin Arc Raiders dan The Finals Segera Berakhir, Pemain Diingatkan Klaim Hadiah

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, para pengungsi berasal dari Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg.

Mereka saat ini ditempatkan di posko pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah.

Dua Posko Pengungsian Disiapkan

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan pemerintah telah membuka dua posko pengungsian.

Posko tersebut berada di Kantor Desa Tanjakan Mekar dan Kantor Desa Rajeg Mulya.

"Dari hari pertama sampai hari keenam, warga terdampak kami tempatkan di dua posko," ujar Maesyal.

Selain evakuasi, pemerintah daerah juga memantau dampak kesehatan akibat paparan asap kebakaran.

>>> Crimson Desert Cetak 1,9 Juta Kopi di PS5, Hanya 19,9% Penjualan Fisik

Hingga saat ini, tercatat 72 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan masih menjalani penanganan medis.

"Yang utama adalah kesehatan petugas dan masyarakat. Dinas Kesehatan dan puskesmas stay di posko pengungsian," jelas Maesyal.

Penanganan Kebakaran

Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6) dan masih dalam proses penanganan.

Operasi pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, personel Manggala Agni, alat berat, serta helikopter water bombing.

Meski belum sepenuhnya padam, kondisi kebakaran mulai terkendali.

>>> Sutradara Ghostrunner Punya Ide untuk Sekuel atau Spin-Off, Tapi 505 Games yang Putuskan

Titik api yang masih aktif tersisa sekitar 3,6 persen atau berada di area seluas 1,68 hektare dari total sekitar 18 hektare lahan yang sebelumnya terbakar.