California Siapkan Terowongan Rp40 Triliun di Bawah Highway 101, Pecahkan Rekor Negara Bagian
Terowongan mungkin memecahkan satu masalah lingkungan sambil menciptakan masalah lain.
Caltrans mengatakan desain dua lajur dimaksudkan untuk mengurangi dampak pada sumber daya sensitif, termasuk lahan basah dan hutan redwood tua, dan badan tersebut mengatakan terus menyempurnakan proyek untuk menghindari dan meminimalkan kerusakan.
Namun, kelompok konservasi memperingatkan bahwa biaya tidak bisa diukur hanya dalam dolar.
Save the Redwoods League mengatakan proyek tersebut akan mempengaruhi bagian dari Taman Nasional dan Negara Bagian Redwood dan bisa memerlukan penebangan hingga 144 pohon dewasa, termasuk 16 redwood berusia berabad-abad yang dilindungi dengan diameter hingga 8,9 kaki.
Kelompok itu telah keberatan dengan paket mitigasi yang diusulkan Caltrans, menyebutnya "sangat cacat."
Pada saat yang sama, kelompok itu mengakui kenyataan sulit bahwa memperbaiki Last Chance Grade dengan aman mungkin memerlukan hilangnya beberapa redwood.
Jalan Panjang ke Depan
Jadwal proyek hampir sama mencoloknya dengan terowongan itu sendiri.
Jadwal proyek mencantumkan fase desain dan perizinan dari 2026 hingga 2031, konstruksi dari 2031 hingga 2038, dan kemungkinan pembukaan publik pada 2039.
Itu berarti pengemudi tidak akan melihat perbaikan cepat.
Untuk saat ini, jalan raya yang ada tetap terbuka dan dipantau, sementara perencana bekerja melalui desain, perizinan, studi geoteknik, masalah hak jalan, pendanaan, dan mitigasi.
Proyek ini lambat, tetapi proyek yang menembus tanah yang sulit dan lanskap yang dilindungi jarang bergerak seperti perbaikan jalan sederhana.
Untuk menyelesaikan risiko tanah longsor selama puluhan tahun di U. S.
101, Caltrans memajukan proyek terowongan sepanjang 6.000 kaki.
Meskipun penting untuk keselamatan regional, rencana tersebut menghadapi pengawasan atas dampaknya terhadap hutan redwood tua yang dilindungi.
Caltrans telah membingkai terowongan sebagai opsi risiko penutupan jangka panjang terendah dibandingkan dengan alternatif lain yang dipelajari.
Pada akhirnya, terowongan Last Chance Grade adalah ujian bagaimana California menangani infrastruktur di tempat-tempat di mana geologi, tekanan iklim, hutan tua, dan ekonomi lokal semuanya bertabrakan.
Bagi penduduk, terowongan bisa berarti koneksi yang lebih aman dan lebih dapat diandalkan ke seluruh wilayah.
>>> Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis untuk Alumni MagangHub 2025
Bagi para konservasionis, pertanyaan besarnya adalah apakah negara bagian dapat membangunnya sambil menghormati nilai redwood kuno.
Update Terbaru
100 Girlfriends Season 3 Umumkan Dua Pengisi Suara Baru
Senin / 06-07-2026, 02:21 WIB
Mallory McMorrow Hentikan Kampanye Senat AS di Michigan
Senin / 06-07-2026, 02:21 WIB
Tokyopop Umumkan Lisensi Manga Baru di Anime Expo 2026
Senin / 06-07-2026, 02:18 WIB
Australia Kalahkan Inggris, Raih Gelar Ketujuh Piala Dunia T20 Wanita
Senin / 06-07-2026, 02:18 WIB
Jannik Sinner Melaju ke Babak 16 Besar Wimbledon, Hadapi Shintaro Mochizuki
Senin / 06-07-2026, 02:18 WIB
Suporter Jerman Puji Keramahan Amerika di Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 02:15 WIB
Graham Rahal Start ke-12 di Mid-Ohio Usai Kesalahan di Kualifikasi
Senin / 06-07-2026, 02:15 WIB
Zee5 Tarik Film Satluj dari Platform OTT di India
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Gelombang Panas Mematikan di AS Tewaskan Puluhan Orang
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Event Arkeologi Minecraft di Perpustakaan, Jelajahi Reruntuhan 6 Juli
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Minecraft Java vs Bedrock: Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Kiper Asing Leonardo Navacchio
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Jepang Uji Hayabusa2 untuk Lindungi Bumi dari Asteroid Berbahaya
Senin / 06-07-2026, 02:13 WIB
Link Live Streaming Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 02:13 WIB







