Privasi data menjadi perhatian utama bagi banyak pengguna teknologi. Salah satu cara melindungi diri dari potensi kebocoran data adalah dengan beralih ke perangkat lunak sumber terbuka.

Seorang pengguna berbagi pengalamannya meninggalkan aplikasi catatan standar dan memilih solusi self-hosting untuk buku harian pribadinya.

>>> Bintang Clarkson's Farm Kaleb Cooper Menikah, Jeremy Clarkson Jadi Pemasok Minuman

Langkah ini diambil setelah ia merasa kehilangan kendali atas data yang disimpan di platform pihak ketiga.

Kekhawatiran terhadap Aplikasi Catatan Populer

Meskipun aplikasi seperti OneNote, Evernote, dan Google Keep direkomendasikan untuk mencatat, pengguna tersebut merasa perlu kontrol lebih atas pemikiran pribadinya.

Kekhawatiran utamanya bukanlah keamanan data, melainkan seberapa besar kendali perusahaan atas apa yang ia tulis dan simpan.

Evernote menjadi contoh nyata. Perusahaan itu sempat mendapat kritik karena kebijakan privasi yang memungkinkan karyawan meninjau catatan pengguna untuk pembelajaran mesin.

Meskipun kemudian ditarik, kepercayaan pengguna sudah terkikis.

Selain itu, Evernote membatasi sinkronisasi hanya untuk dua perangkat dan membatasi paket gratis menjadi 50 catatan. Pengguna khawatir platform lain akan mengikuti langkah serupa.

>>> Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Perempat Final AVC U-18

Solusi Self-Hosting dengan Nextcloud dan Joplin

Pengguna tersebut memutuskan untuk menjalankan Nextcloud di laptop pribadinya menggunakan Docker. Nextcloud berfungsi sebagai cloud pribadi dengan penyimpanan 1TB.

Ia kemudian menghubungkan aplikasi catatan favoritnya, Joplin, ke Nextcloud. Semua catatan kini tersimpan di perangkat kerasnya sendiri, bukan di server perusahaan lain.

Sinkronisasi berjalan lancar di berbagai perangkat, termasuk Mac, iPhone, Motorola Edge 50 Neo, dan Samsung Galaxy S21, tanpa batasan jumlah perangkat.

Joplin juga mendukung enkripsi ujung-ke-ujung, sehingga catatan tetap aman bahkan dari karyawan Joplin sekalipun.

Baik Joplin maupun Nextcloud adalah perangkat lunak sumber terbuka. Kode sumbernya dapat diperiksa secara independen, memberikan transparansi lebih dibandingkan aplikasi proprietary.

Meskipun ada kekurangan, seperti kebutuhan laptop tetap menyala untuk sinkronisasi, pengguna tersebut tidak berniat kembali ke aplikasi catatan standar.

>>> Transmart Full Day Sale: Sepeda Listrik Diskon Jutaan Rupiah, Mulai Rp3 Jutaan

Ia berencana beralih ke NAS agar Nextcloud dapat berjalan 24 jam.