Motorola diduga menyisipkan kode afiliasi tersembunyi pada aplikasi belanja di perangkatnya. Praktik ini terdeteksi oleh para ahli keamanan dan memicu kontroversi besar.

Kode tersebut bekerja secara otomatis saat pengguna membuka aplikasi belanja. Sistem Motorola mengalihkan tautan menggunakan kode pelacak khusus tanpa sepengetahuan pemilik.

>>> Bocoran Redmi K90 Ultra: Baterai 8.500mAh dan Snapdragon 8 Elite

Langkah ini memungkinkan perusahaan memperoleh komisi dari setiap transaksi. Pengamat teknologi menilai tindakan ini mencederai kepercayaan konsumen.

Masalah Transparansi dan Potensi Kebocoran Data

Modifikasi dilakukan tanpa notifikasi jelas kepada pengguna. Hal ini memicu perdebatan mengenai etika bisnis produsen ponsel.

>>> 4 Seri Baru Funism Resmi Rilis: Naruto hingga Pokemon Palmsize Wonders

Praktik ini juga berpotensi mengekspos data kebiasaan belanja ke pihak ketiga. Selain itu, celah ini membawa dampak buruk bagi ekosistem Android.

>>> Advan Luncurkan Aigen Ultra, Laptop AI untuk Pekerja Digital

Pengguna disarankan untuk memeriksa izin aplikasi belanja di ponsel mereka. Hingga saat ini, Motorola belum memberikan klarifikasi resmi.