Eksekutif Startup Bangga Gunakan AI untuk Produksi Konten Olahraga Tanpa Campur Tangan Manusia
Wakil Presiden WSC Sports, Itai Epstein, dengan bangga mengumumkan bahwa perusahaannya menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memproduksi konten olahraga, termasuk liputan Piala Dunia, tanpa campur tangan manusia.
Pernyataan itu disampaikan dalam acara Microsoft AI Tour Tel Aviv 2026, seperti dilaporkan oleh Calcalist.
>>> MAO Anime English Dub Tayang 24 Agustus, Dua Cour Tanpa Jeda
Epstein menjelaskan bahwa AI memungkinkan pembuatan konten olahraga yang lebih personal dan lokal.
"Dengan AI, Anda dapat menciptakan konten olahraga yang jauh lebih personal dan lokal, di mana setiap orang hanya melihat apa yang mereka inginkan, kapan pun, di mana pun," ujarnya.
WSC Sports bekerja sama dengan penyiar publik Israel, Kan 11, untuk menyediakan konten bertema Piala Dunia yang dihasilkan AI.
"Semua konten Piala Dunia yang Anda tonton berasal dari WSC Sports," klaim Epstein.
Ketika ditanya apakah konten tersebut diproduksi secara otomatis tanpa input manusia, Epstein menjawab ya.
"AI menganalisis pertandingan secara real-time, mengidentifikasi apa yang menarik, dan memproduksi berbagai konten untuk platform digital, televisi, dan lainnya," jelasnya.
>>> MangaGamer Rilis Season 2 Rose Guns Days Visual Novel pada 30 Juli
Dalam dua tahun terakhir, WSC Sports membentuk divisi baru bernama WSC Studios yang menggunakan model generatif untuk teks, audio, gambar, dan video.
Divisi ini juga membuat konten olahraga untuk anak-anak.
Salah satu contohnya adalah serial animasi "The Alley & Oop Show" bekerja sama dengan NBA. Serial ini menampilkan dua karakter anak-anak yang mengajarkan tentang pemain, permainan, dan tim NBA.
Epstein mengakui bahwa AI telah mengurangi jumlah staf secara signifikan.
Suara karakter dalam program anak-anak disintesis menggunakan model text-to-speech berdasarkan klon suara aktor, sementara serial dewasa membutuhkan lebih sedikit orang untuk diproduksi.
Meskipun demikian, sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa sistem AI masih buruk dalam menganalisis, mengindeks, dan memberi label peristiwa olahraga.
>>> Peringatan 250 Tahun Deklarasi Kemerdekaan AS: Kritik terhadap Kepemimpinan Trump
Masih harus dilihat apakah penggemar olahraga akan menerima konten buatan AI ini.
Update Terbaru
Alexandra Eala dan Elise Mertens Kejutkan Unggulan Teratas di Wimbledon
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Peacock Siarkan Final Seri Tigers vs Rangers di Star-Spangled Sunday
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Astros dan Rays Tentukan Pemenang Seri di Daikin Park
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Sheamus Tolak Perpanjangan Kontrak WWE, Bersiap Jadi Free Agent
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Felix Auger-Aliassime ke Perempat Final Wimbledon Usai Kalahkan Davidovich Fokina
Senin / 06-07-2026, 03:21 WIB
Perdana Menteri Jepang Beralih ke SUV Mewah Toyota Century
Senin / 06-07-2026, 03:18 WIB
Jepang Siapkan Kereta Premium dari Bandara Narita ke Haneda Mulai 2028
Senin / 06-07-2026, 03:17 WIB
Clevatess Season 2 Siap Tayang 8 Juli, Rilis Trailer dan Tambahan Pengisi Suara
Senin / 06-07-2026, 03:15 WIB
20 Anime Mage Terkuat Sepanjang Masa, Julius Novachrono hingga Madoka
Senin / 06-07-2026, 03:15 WIB
Saitama vs Justice League: 6 Pahlawan DC yang Dikalahkan dan 6 yang Bisa Mengalahkannya
Senin / 06-07-2026, 03:15 WIB
LLDikti Wilayah III Buka Magang Mahasiswa 2026, Ada Posisi Konten Kreator dan Desainer Grafis
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB
Kenegarawanan Jokowi Dipertanyakan Usai Laporkan Dokter Tifa
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB
Eks Wamenlu: Iran Kecewa Indonesia Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB
Respons Jokowi Soal Ijazah Picu Perbandingan dengan Kasus SBY
Senin / 06-07-2026, 03:14 WIB







