Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, melontarkan sindiran pedas terhadap permainan Paraguay usai timnya menang tipis 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Deschamps menilai taktik lawan terlalu keras dan diwarnai hinaan verbal yang tidak perlu. Meski demikian, ia mengakui pertandingan berjalan sulit dan penuh tekanan.

>>> Cristiano Ronaldo Emosi, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers

“Setiap tim bermain dengan caranya masing-masing.

Saya tidak akan mengkritik Paraguay, tapi beberapa hinaan dari pihak lawan seharusnya tidak terjadi,” ujar Deschamps dalam konferensi pers dikutip dari TycSport.

Ia bahkan menyebut laga tersebut sebagai pertarungan di lumpur karena ketatnya duel fisik sepanjang pertandingan.

“Kami sebenarnya bisa tampil lebih baik, tetapi Paraguay juga layak mendapat kredit. Mereka menyingkirkan Jerman dan menunjukkan kualitasnya,” katanya.

Deschamps Bela Mbappe

Di sisi lain, Deschamps membela Kylian Mbappe dari kritik yang muncul setelah laga. Ia menilai citra negatif yang berkembang tidak mencerminkan kepribadian asli sang pemain.

>>> 100 Girlfriends Season 3 Umumkan Dua Pengisi Suara Baru

“Gambaran tentang Mbappe di luar tidak sesuai dengan kenyataan. Yang terpenting, tidak ada keributan besar atau pemain yang terkena kartu,” tegasnya.

Mbappe sendiri sempat melontarkan komentar tajam soal gaya bermain Paraguay. “Jika harus bermain keras, kami juga bisa.

Hari ini kami bahkan lebih baik dalam hal itu,” ucap sang kapten.

Dengan kemenangan ini, Prancis melaju ke perempat final dan akan menghadapi Maroko. Deschamps mengingatkan bahwa lawan berikutnya tidak bisa diremehkan.

>>> Mallory McMorrow Hentikan Kampanye Senat AS di Michigan

“Maroko adalah tim yang sangat bagus. Tidak mungkin mencapai perempat final Piala Dunia tanpa kualitas,” pungkasnya.