Seorang pengendara motor yang mengaku sebagai tentara saat ditegur karena melaju di trotoar di Jalan Kartini, Kota Depok, viral di media sosial.

TNI memastikan bahwa pemotor tersebut bukan anggota TNI. "Kami cek di lapangan, ternyata yang bersangkutan bukan anggota TNI," ujar Kolonel Ginanjar Wahyutomo, Minggu (5/7).

>>> Vozinha Kenang Momen Lawan Messi: Akan Saya Ceritakan ke Anak Cucu

Dari klarifikasi terhadap pelaku, Kolonel Ginanjar mengatakan pemotor tersebut bekerja sebagai karyawan swasta. "Pekerjaan sebagai karyawan swasta.

Yang bersangkutan sudah kami minta klarifikasi bahwa yang bersangkutan bukan anggota TNI," ungkapnya.

Dalam video yang beredar, seorang pejalan kaki menegur pemotor itu karena melaju di trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Pemotor berbaju batik itu melajukan motornya di atas trotoar dan melawan arah.

"Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor. Ini kan Anda turun di sini, ya jangan ditiru kalau ada yang salah," ujar perekam video.

"Saya ini anggota, bukan apa-apa," balas pemotor.

"Saya nggak peduli anggota atau bukan. Saya mau ke gereja, jangan bikin saya emosi.

Seharusnya kalau bapak tentara tidak mengikuti yang tidak benar," timpal perekam video.

>>> Romo Andreas Setyo Budi Sambodo Sakit Apa? Benarkah Akibat Serangan Jantung? Inilah Kronologi Tewasnya Keuskupan Agung Semarang

Pemotor itu kemudian turun dari kendaraannya dan menghampiri perekam video. "Kenapa?

Kenapa? Banyak orang begini.

Rumah saya dekat sini," ujar pemotor tersebut.

Tak lama setelah viral, pemotor bernama Syaiful Anwar membuat video klarifikasi didampingi dua anggota TNI. Ia mengaku bekerja sebagai marketing.

"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing. Ingin mengklarifikasikan bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," ujar Syaiful.

Syaiful meminta maaf karena telah mencemarkan nama baik TNI. Ia juga meminta maaf kepada pejalan kaki karena telah menggunakan motor di atas trotoar dan melawan arah.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh TNI di Indonesia karena telah mencemarkan nama baik institusi TNI," ungkapnya.

>>> Trump Sebut Komunisme Ancaman Mematikan bagi Amerika dalam Pidato HUT ke-250

"Dan saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada pejalan kaki karena telah menyalahgunakan trotoar dengan melawan arah menggunakan sepeda motor," ucapnya.