Kebakaran TPA Jatiwaringin Makin Besar, Petugas Kerja Ekstra
Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, belum berhasil dipadamkan hingga Rabu (1/7) malam.
Tiupan angin yang kencang membuat kobaran api terus membesar dan merambat ke tumpukan sampah lainnya.
>>> Youri Tielemans Cekcok dengan Rekan Setim Lalu Selamatkan Belgia
Pantauan CNN Indonesia di lokasi menunjukkan api masih membakar gunungan sampah hingga pukul 22.00 WIB.
Asap tebal terus membumbung, sementara petugas gabungan dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Provinsi Banten berupaya menjinakkan kobaran api.
Kondisi di lokasi semakin menyulitkan proses pemadaman karena angin kencang membuat api terus meluas.
Petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah api merembet ke area lain, termasuk permukiman warga di sekitar TPA.
Asap pekat akibat kebakaran juga berdampak pada para jurnalis yang meliput sejak Rabu pagi.
Salah seorang pewarta, Zepri Junaedi, mengaku mengalami sesak napas, cepat lelah, dan pusing akibat paparan asap serta minimnya oksigen di lokasi.
"Cepat lelah dan bikin kepala pusing karena asap yang ditimbulkan akibat tak kunjung padamnya api di sejumlah titik," ujarnya.
>>> Youri Tielemans Cekcok dengan Rekan Setim Lalu Jadi Pahlawan Belgia
Sejumlah warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi karena asap mengepung kawasan permukiman.
Siti Hayati, warga terdampak, mengaku mengalami pusing, sesak napas, hingga sakit tenggorokan sejak asap kebakaran menyelimuti lingkungan tempat tinggalnya.
"Saya pusing, dada sesak, tenggorokan berdahak, sampai sulit tidur karena sesak. Kalau asap datang ke sini rasanya makin berat," katanya.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), luas area TPA Jatiwaringin yang terbakar telah mencapai sekitar 15 hektare.
Untuk mempercepat penanganan, BNPB telah mengerahkan satu unit helikopter water bombing guna membantu pemadaman dari udara dan mencegah api merambat ke permukiman warga.
BNPB juga berencana melakukan operasi modifikasi cuaca dengan berkoordinasi bersama BMKG guna mempercepat proses pemadaman.
>>> Dokter Tifa Disidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi di PN Jaktim Hari Ini
Dua unit helikopter water bombing dijadwalkan diterjunkan pada Kamis (2/7) pagi untuk memperkuat upaya pemadaman.
Update Terbaru
Mantan Istri Eminem Diduga Gigit Polisi Usai Percobaan Bunuh Diri
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Zinedine Zidane Segera Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
Kamis / 16-07-2026, 02:55 WIB
Prancis Tersingkir di Piala Dunia 2026, Waktunya Move On ke Zidane?
Kamis / 16-07-2026, 02:51 WIB
NCT 127 Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
Kamis / 16-07-2026, 02:50 WIB
Golden Disc Awards 2027 Digelar di Hanoi, Vietnam
Kamis / 16-07-2026, 02:50 WIB
Bobby Minta TKD Tak Dipangkas Pusat demi Pemulihan Bencana Sumut
Kamis / 16-07-2026, 02:50 WIB
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Kamboja di AFF Women's Cup 2026
Kamis / 16-07-2026, 02:50 WIB
Onew SHINee Umumkan Konser Solo Baru "ONEW THE LIVE : Q" di Seoul dan Tokyo
Kamis / 16-07-2026, 02:49 WIB
Penjualan 300.000 Kopi Game Indie Ini Ubah Hidup Pengembangnya
Kamis / 16-07-2026, 02:49 WIB
Red Velvet Hadirkan Kembali "Level Up Project" Season 6 Sambut Comeback Musim Panas
Kamis / 16-07-2026, 02:49 WIB
Sunoo ENHYPEN Absen dari Konser BLOOD SAGA di Mexico City
Kamis / 16-07-2026, 02:49 WIB
Netflix Amankan Hak Streaming The Hunger Games Setelah Lisensi Hulu Berakhir
Kamis / 16-07-2026, 02:43 WIB
Mahkamah Agung AS Banyak Putuskan Kasus Pidana untuk Terdakwa
Kamis / 16-07-2026, 02:42 WIB







