Namun, suhu ruangan biasanya terasa sedikit naik turun karena kompresor terus berhenti dan menyala kembali.

AC inverter menggunakan teknologi kompresor dengan kecepatan variabel. Berbeda dengan AC biasa, kompresor tidak langsung berhenti setelah suhu ruangan tercapai.

Sebaliknya, putaran kompresor akan menyesuaikan kebutuhan pendinginan. Saat ruangan masih panas, kompresor bekerja pada putaran tinggi agar suhu cepat turun.

Setelah suhu yang diinginkan tercapai, kompresor tetap menyala tetapi kecepatannya melambat sehingga hanya mempertahankan suhu ruangan tetap stabil.

Cara kerja ini membuat konsumsi listrik lebih efisien karena tidak terjadi lonjakan daya berulang.

>>> Rocky Gerung Puji PDIP Konsisten Rawat Marhaenisme, Singgung Fungsi Kampus

AC low watt dirancang dengan daya listrik kecil untuk rumah berkapasitas terbatas. Meskipun demikian, durasi pendinginannya lebih lambat dibandingkan jenis lainnya.