Hari Ibu Internasional 2026 akan diperingati pada Minggu, 10 Mei 2026.

Perayaan global ini dikenal sebagai Mother's Day dan dirayakan di banyak negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, Jepang, Singapura, serta kawasan Eropa dan Asia.

>>> Gong Hyo Jin dan Shin Min Ah Pamerkan Gantungan Kunci Persahabatan 28 Tahun

Tradisi perayaannya identik dengan pemberian bunga, kartu ucapan, hadiah, dan acara makan bersama keluarga.

Sejarah Mother's Day modern berawal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 melalui perjuangan Anna Jarvis.

Anna Jarvis menyelenggarakan peringatan pertama pada 1908 di sebuah gereja di Grafton, West Virginia.

Gerakan ini mendapat pengakuan resmi saat Presiden Woodrow Wilson menetapkan Hari Ibu sebagai hari nasional pada tahun 1914.

Awalnya, momen ini bertujuan menghargai pengorbanan dalam keluarga. Seiring waktu, maknanya meluas menjadi bentuk penghormatan terhadap peran sosial perempuan.

>>> Pertamina Jelaskan Arti Angka Rp18.040 pada Struk Pembelian Pertalite

Perbedaan dengan Hari Ibu Nasional Indonesia

Meskipun memiliki nama yang mirip, Hari Ibu Internasional dan Hari Ibu Nasional Indonesia memiliki latar belakang sejarah serta makna yang berbeda jauh.

Hari Ibu Nasional Indonesia diperingati setiap 22 Desember. Tanggal ini didasarkan pada pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia Pertama di Yogyakarta pada tahun 1928.

Kongres tersebut menjadi tonggak perjuangan perempuan dalam bidang pendidikan, hak-hak kemasyarakatan, dan kebangsaan.

Oleh karena itu, peringatan di Indonesia tidak hanya berfokus pada peran ibu di rumah tangga, tetapi juga penghargaan terhadap emansipasi perempuan secara luas.

Presiden Soekarno meresmikan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu melalui Dekrit Presiden pada tahun 1959.

>>> Purbaya Yudhi Sadewa Benahi Ego Sektoral di Internal Kementerian Keuangan

Di era modern, kedua peringatan ini tetap menjadi momentum penting untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada ibu sekaligus mendukung kesetaraan gender.