Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, menyoroti besarnya biaya pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang mencapai Rp45 juta per orang.

Ardianto mengatakan komponen biaya tersebut terdiri atas Rp30 juta untuk Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi.

>>> 5 Peserta Tewas, Latihan Militer Kopdes Tetap Lanjut: Istana Buka Suara

"GILAAA ternyata biaya pelatihan manajer kopdes ini perorang: 45juta rupiah!! 30juta latihan militer.

15 juta untuk substansi koperasi. Untuk 30,000 orang jadi 1.35 T!

," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (30/6).

"Dana segini bisa menggratiskan UKT berapa puluh ribu mahasiswa se Indonesia," imbuhnya.

Usulan Efisiensi Anggaran

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin juga mengungkapkan bahwa pelatihan selama 45 hari, terdiri dari 30 hari latihan militer dan 15 hari pembelajaran koperasi, menghabiskan anggaran Rp45 juta per peserta.

>>> Gaya 'Kembar' Mahalini dan Tasya Farasya Bawa Tas Hermes Langka Rp 1 Miliar

Ia menilai pelatihan tersebut akan lebih efisien jika komponen Latsarmil dihapuskan dan fokus diarahkan pada peningkatan kompetensi manajerial.

"Berdasarkan kriteria pelatihan, untuk tujuh hari menghabiskan Rp5 juta per peserta. Maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per orang.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi.

Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp30 juta atau sekitar dua per tiga dari total biaya pelatihan setiap peserta," ujar TB Hasanuddin kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

>>> Metro 2039 Kembali ke Stasiun Bawah Tanah Moskow, Kembali ke Akar Horor Seri

Ia menambahkan, apabila skema efisiensi tersebut diterapkan kepada seluruh peserta secara nasional yang mencapai 35.476 orang, potensi penghematan anggaran bisa mencapai triliunan rupiah.