Kai Cordrey, yang diduga menjadi kaki tangan Gabbie Gonzalez dalam rencana pembunuhan bayaran terhadap penyanyi Jack Avery, mengajukan permohonan ke pengadilan untuk menurunkan jaminan penahanannya.

Dalam dokumen pengadilan baru yang diperoleh TMZ, Cordrey meminta jaminan diturunkan dari Rp2 miliar menjadi Rp100 juta. Ia mengaku tidak memiliki cukup uang untuk membayar jaminan saat ini.

>>> Kemhan Hentikan Latsarmil, Ganti dengan Latihan Bela Negara dan Manajerial

Cordrey adalah salah satu dari tiga terdakwa dalam kasus dugaan konspirasi pembunuhan terhadap Avery. Dua terdakwa lainnya adalah Gabbie Gonzalez dan ayahnya, Francisco Gonzalez.

Jaksa penuntut menuduh mereka bertiga merencanakan pembunuhan Avery dalam sengketa hak asuh anak yang sengit. Mereka diduga mencari pembunuh bayaran melalui dark web.

Ketiganya telah menyatakan tidak bersalah.

Pengacara Cordrey mengatakan klien mereka yang berusia 26 tahun itu tidak memiliki catatan kriminal. Sebelum ditangkap, ia bekerja sebagai magang tukang ledeng dan hidup dari gaji ke gaji.

>>> WhatsApp Buka Pendaftaran Username, Chat Tanpa Nomor HP

Menurut pengacara, Cordrey hanya memiliki sekitar Rp6.400 di rekening banknya, tidak memiliki properti atau aset berharga.

Ia hanya mampu membayar jaminan Rp100 juta dengan bantuan keuangan dari orang tuanya dan pengaturan dengan perusahaan jaminan.

Pengacara berargumen tidak ada alasan Cordrey terus ditahan. Ia bersedia mematuhi syarat seperti pemantauan GPS, menyerahkan paspor, dan tetap tinggal di California.

>>> Afrika Selatan, Jepang, dan Jerman Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia 2026

Keputusan kini ada di tangan hakim untuk menentukan apakah kondisi keuangan Cordrey cukup menjadi alasan penurunan jaminan.