Mayapada Hospital Bandung (MHBD) resmi meluncurkan Wound Care Center pada Kamis (25/6). Layanan ini dirancang untuk menangani berbagai jenis luka secara modern dan komprehensif.

Acara peluncuran juga diisi dengan Health Talk bersama tim dokter untuk memberikan edukasi tentang penanganan luka yang tepat.

>>> Persib Datangkan Bek Prancis Gabriel Mutombo Gantikan Federico Barba

Fokus pada Pencegahan Komplikasi dan Pemulihan Optimal

Wound Care Center berfokus pada pencegahan komplikasi dan optimalisasi pemulihan, baik secara fungsional maupun estetika.

Layanan ini mampu menangani luka diabetes, luka pascaoperasi, luka akibat kanker, serta bekas luka seperti keloid, hipertrofik, dan hiperpigmentasi.

Penanganan dilakukan oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri dari spesialis bedah umum, bedah plastik, bedah toraks kardiak, bedah vaskular, jantung, gizi klinik, penyakit dalam, hingga psikolog dan psikiater.

Pendekatan Pasien dan Edukasi Berkelanjutan

Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, dr. Irwan Susanto Hermawan, MM, menekankan bahwa keberhasilan penanganan luka kronis tidak hanya pada kesembuhan luka, tetapi juga mempertahankan fungsi organ dan mencegah komplikasi.

Di Wound Care Center, perawatan dilakukan dengan konsep modern wound care melalui kolaborasi tim multidisiplin, alur klinis terstruktur, serta dukungan fasilitas dan teknologi modern.

Terdapat pula Wound Care Educator yang terdiri dari perawat yang mendampingi pasien secara berkelanjutan dan memberikan edukasi perawatan luka di rumah.

Dr. Irwan menambahkan bahwa setiap tahap perawatan dirancang sesuai kondisi klinis, kebutuhan, dan kenyamanan pasien, mulai dari diagnosis hingga pemulihan fungsi dan estetika.

Dokter Spesialis Bedah Umum, dr. Desi Novianti, Sp. B, mengingatkan bahwa tidak semua luka bisa sembuh sendiri.

Pada pasien diabetes, luka biasa bisa berkembang menjadi kronis dan berisiko amputasi.