NASA Hadapi Masalah Besar yang Mengancam Rencana Bulan
Untuk membawa Starship SpaceX ke Bulan dan kembali, diperlukan bahan bakar dalam jumlah sangat besar.
Selama delapan hari, SpaceX harus meluncurkan setidaknya 15 roket untuk mengisi depot bahan bakar di orbit rendah Bumi.
>>> Anak Barbie Hsu Dikabarkan Terpinggirkan, Ibu Tiri Buka Suara
Bahan bakar itu kemudian akan ditransfer ke varian Human Landing System yang akan membawa astronot ke permukaan Bulan.
SpaceX memiliki pekerjaan berat untuk menyiapkan Starship bagi misi Artemis 4 pada 2028, pendaratan berawak pertama sejak 1972.
Namun, Kantor Inspektur Jenderal (OIG) NASA merilis laporan yang mengungkap masalah lebih besar.
Infrastruktur peluncuran NASA dinilai sudah usang dan tidak mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat dari badan antariksa dan mitra komersial.
Lonjakan peluncuran komersial telah memberi tekanan besar pada landasan peluncuran di Kennedy Space Center, Florida, dan Wallops Flight Facility, Virginia.
Membangun landasan baru bukanlah perkara mudah.
Permintaan untuk kendaraan peluncur super berat mendorong kebutuhan landasan baru, tetapi lokasi terbatas dan membutuhkan waktu serta sumber daya yang besar.
Distribusi tenaga listrik juga sudah melebihi umur desain dan perlu ditingkatkan.
>>> Jeongyeon TWICE Dikabarkan Teken Kontrak dengan Agensi Baru, JYP Beri Tanggapan
Infrastruktur untuk komponen bahan bakar seperti nitrogen dan helium juga berpotensi menyebabkan penundaan.
Jalan di sekitar Kennedy tidak dirancang untuk menampung volume, frekuensi, dan berat operasi transportasi berat modern.
Anggaran pemeliharaan dan konstruksi yang menurun memperparah kondisi infrastruktur yang tertinggal.
Berita ini muncul setelah FAA menyetujui SpaceX meluncurkan Starship dari kompleks 39A, tempat misi Apollo dan Space Shuttle dimulai sejak 1960-an.
SpaceX berharap dapat memperluas kompleks tersebut untuk wahana besarnya, termasuk menara dan tangki bahan bakar.
Sementara itu, Blue Origin milik Jeff Bezos juga membutuhkan ruang dan kapasitas untuk meluncurkan roket New Glenn, yang semakin mempersulit situasi.
OIG mencatat bahwa NASA dan mitra komersial perlu melakukan perubahan besar agar program Artemis tetap berjalan.
>>> Ford Kejar-Kejaran Rekrut Ulang Insinyur Setelah AI Gagal Total
Perkembangan New Glenn dan Starship sudah mengalami banyak penundaan dan kegagalan uji coba.
Update Terbaru
Hampir Semua Negara Bagian AS Alami Kekeringan, Hanya Lima yang Bebas
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Prancis Lampaui Prediksi Suhu Ekstrem 2050 dalam Gelombang Panas Terbaru
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Song Hye Kyo Tampil Elegan dengan Gaun Satin di Gala Dinner Guerlain
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Suga BTS Dikabarkan Jadi Investor SpaceX, Nilai Investasi Melonjak
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Polri: Likuidasi Sepihak Aset Kripto Nasabah Bisa Dipidana
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
GAIKINDO Apresiasi Dukungan Pemerintah, Harap Insentif Otomotif Diperluas
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Saya Ingin Menyukai Alternatif Google Messages Ini, tapi Satu Fitur Hilang Membuat Saya Kembali
Senin / 29-06-2026, 17:34 WIB
Tips Memaksimalkan Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh Vivo X Fold 6 2026
Senin / 29-06-2026, 17:34 WIB
3 Langkah Verifikasi Bansos Tahap 3 2026 Agar Dana Cair Lancar
Senin / 29-06-2026, 17:33 WIB
Alasan Timnas Voli Indonesia Tidak Diarak usai Juara AVC Cup 2026
Senin / 29-06-2026, 17:28 WIB
Gus Ipul: Sekolah Rakyat Berawal dari Kejujuran soal Anak Putus Sekolah
Senin / 29-06-2026, 17:28 WIB
Cuplikan Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Diduga Bocorkan Cameo Karakter Cyberpunk 2077
Senin / 29-06-2026, 17:24 WIB
Bahlil Buka Suara soal Peluang Harga Pertamax Turun Pekan Depan
Senin / 29-06-2026, 17:23 WIB
Istana Pastikan Latihan Militer Kopdes Merah Putih Tetap Berjalan
Senin / 29-06-2026, 17:23 WIB






