Ford Kejar-Kejaran Rekrut Ulang Insinyur Setelah AI Gagal Total
Ford mengakui bahwa mereka terpaksa merekrut kembali mantan karyawan dan mencari teknisi baru setelah sistem kecerdasan buatan (AI) mereka tidak memadai.
Wakil Presiden Teknik Kendaraan Ford, Charles Poon, mengatakan kepada wartawan bahwa perusahaan salah mengira dengan hanya memperkenalkan AI dan menyesuaikan persyaratan desain akan menghasilkan produk berkualitas tinggi.
>>> Build Skitarii Terbaik di Darktide untuk Memuja Omnissiah
Menurut Poon, masalahnya bukan pada AI itu sendiri, melainkan karena pekerja berpengalaman telah pergi sebelum Ford sempat mentransfer pengetahuan berharga mereka ke sistem AI.
Akibatnya, Ford harus mempekerjakan kembali para mantan karyawan untuk melatih sistem AI dan karyawan baru yang kurang pengalaman.
Poon tidak menjelaskan secara rinci mengapa pekerja berpengalaman itu pergi, namun Ford telah mengurangi jumlah tenaga kerja secara bertahap, dengan lebih dari 5.000 pekerja lebih sedikit dibandingkan tahun 2020.
Sementara itu, CEO Ford Jim Farley menyatakan bahwa AI akan menggantikan setengah dari seluruh pekerja kerah putih di AS.
>>> GTA 6 Picu Lonjakan Permintaan Konsol, Pasokan Diprediksi Tak Mencukupi
Secara total, Poon mengatakan Ford merekrut kembali, mempekerjakan baru, atau mempromosikan 350 insinyur berpengalaman untuk memperbaiki dampak kegagalan AI.
Meskipun jumlah tersebut tidak besar, kerugian reputasi yang diderita Ford cukup signifikan.
Perusahaan telah melakukan penarikan kembali (recall) mobil lebih sering daripada pabrikan lain di AS tahun ini dan peringkat keandalannya menurun.
Namun, Ford tidak meninggalkan AI.
>>> Perluas Pasar, BINTANG Arak Jeruk & Madu Hadir di Lebih Banyak Kota
Perusahaan justru menambahkan lebih dari 100.000 pengujian baru berbasis AI untuk mengidentifikasi kasus tepi dan menguji sistem perangkat lunak.
Update Terbaru
Hong Myung-Bo Mundur usai Korea Selatan Gagal Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Senin / 29-06-2026, 17:55 WIB
Hampir Semua Negara Bagian AS Alami Kekeringan, Hanya Lima yang Bebas
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Prancis Lampaui Prediksi Suhu Ekstrem 2050 dalam Gelombang Panas Terbaru
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Song Hye Kyo Tampil Elegan dengan Gaun Satin di Gala Dinner Guerlain
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Suga BTS Dikabarkan Jadi Investor SpaceX, Nilai Investasi Melonjak
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Polri: Likuidasi Sepihak Aset Kripto Nasabah Bisa Dipidana
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
GAIKINDO Apresiasi Dukungan Pemerintah, Harap Insentif Otomotif Diperluas
Senin / 29-06-2026, 17:35 WIB
Saya Ingin Menyukai Alternatif Google Messages Ini, tapi Satu Fitur Hilang Membuat Saya Kembali
Senin / 29-06-2026, 17:34 WIB
Tips Memaksimalkan Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh Vivo X Fold 6 2026
Senin / 29-06-2026, 17:34 WIB
3 Langkah Verifikasi Bansos Tahap 3 2026 Agar Dana Cair Lancar
Senin / 29-06-2026, 17:33 WIB
Alasan Timnas Voli Indonesia Tidak Diarak usai Juara AVC Cup 2026
Senin / 29-06-2026, 17:28 WIB
Gus Ipul: Sekolah Rakyat Berawal dari Kejujuran soal Anak Putus Sekolah
Senin / 29-06-2026, 17:28 WIB
Cuplikan Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Diduga Bocorkan Cameo Karakter Cyberpunk 2077
Senin / 29-06-2026, 17:24 WIB
Bahlil Buka Suara soal Peluang Harga Pertamax Turun Pekan Depan
Senin / 29-06-2026, 17:23 WIB






