Gempa bumi yang melanda Venezuela juga menelan banyak korban dari dunia sepak bola.

Menurut otoritas setempat, lebih dari 1.400 orang meninggal dunia, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang.

>>> 9 Ciri Suami Sayang Istri, Bukan Sekadar Manis di Mulut

Federasi Sepak Bola Venezuela (FVF) juga mengonfirmasi meninggalnya pemain muda berbakat, Yimvert Berroteran.

Pesepakbola berusia 18 tahun itu sebelumnya tampil di Piala Dunia U-17 di Doha dan baru-baru ini memperkuat timnas Venezuela U-20.

Selain Berroteran, pemain muda Víctor Palacios dan Razan Sijaa juga menjadi korban dalam bencana tersebut.

Di sisi lain, istri dari pesepakbola Venezuela lainnya, Hector Bello juga dilaporkan meninggal dunia saat berupaya melindungi anak mereka yang masih balita.

Bello mengenang istrinya melalui unggahan di media sosial.

"Aku akan memastikan untuk mengingatkan putri kecil kita betapa hebatnya dirimu dan betapa besar cintamu padanya," kata Bello.

Gempa dahsyat bermagnitudo 7,2 dan 7,5 tercatat sebagai gempa terbesar di Venezuela dalam satu abad lebih.

Gempa mengguncang Caracas dan sejumlah wilayah di Venezuela pada Rabu (24/6) malam waktu setempat.

Sejumlah bangunan bertingkat runtuh, listrik padam, koneksi internet putus, hingga Bandara Internasional Simon Bolivar terpaksa ditutup akibat gempa.

Badan Meteorologi dan Geofisika Amerika Serikat (USGS) mencatat bahwa gempa terbesar yang tercatat di negara itu terjadi pada tahun 1900.

Gempa bumi berkekuatan M 7,7 melanda lepas pantai utara Venezuela, dekat ibu kota Caracas pada 1900.

>>> Sepatu Versatile: 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya

Pusat gempa tersebut hanya beberapa ratus kilometer dari pusat gempa pada hari Rabu.