Perlombaan Rare Earth Bergeser ke Greenland, China Masih Kuasai Mineral Kunci
Badan Energi Internasional mengatakan China menyumbang 60% produksi tambang global rare earth magnet pada 2024, 91% output olahan, dan 94% produksi magnet permanen.
Itulah hambatannya.
Sebuah negara dapat menemukan deposit, mengumpulkan dana, dan membangun tambang, tetapi titik tersedak yang sebenarnya sering datang kemudian, ketika bijih harus dipisahkan, dimurnikan, diubah menjadi logam, dan akhirnya dibuat menjadi magnet.
Tambang baru hanyalah satu bagian dari cerita.
Bahasa resmi seputar Tanbreez memperjelas hal itu.
Critical Metals mengatakan perjanjian itu mendukung rantai pasokan basis industri pertahanan dan keamanan nasional AS, sementara REalloys menggambarkannya sebagai fondasi untuk pemisahan hilir, metalisasi, dan manufaktur magnet.
Afrika memiliki mineral. IMF memperkirakan Afrika sub-Sahara menyimpan sekitar 30% cadangan mineral kritis dunia yang terbukti.
Republik Demokratik Kongo memproduksi lebih dari 70% kobalt global, sementara Afrika Selatan, Gabon, dan Ghana bersama-sama menghasilkan lebih dari 60% mangan global.
>>> 'Love Island UK' Keluarkan Kontestan Gabriel Garland Terkait Kasus Penusukan
Proyek rare earth juga bergerak.
Benchmark Mineral Intelligence mengatakan rare earth Afrika bisa naik dari hampir tidak ada pasokan tambang magnet menjadi sekitar 9% pasokan tambang global pada 2029, dengan proyek pipa di Tanzania, Angola, Afrika Selatan, Malawi, dan Uganda.
Perjanjian pasokan baru di Greenland menandai pergeseran dalam perlombaan rare earth global, saat AS mencari material kritis di luar kendali China.
Bagi pemerintah Afrika, hadiahnya bukan sekadar mengekspor batu dan melihat nilai tambah di tempat lain.
Kemenangan sejati adalah pemrosesan lokal, pekerjaan industri bergaji lebih baik, listrik lebih bersih untuk tambang, dan kontrak yang menyisakan lebih banyak uang di negara yang memikul beban lingkungan.
Update Terbaru
Kim Mu Yeol Ungkap Dulu Hanya Berpenghasilan Rp2 Juta, Kini Sukses Berkat Teach You A Lesson
Senin / 29-06-2026, 09:33 WIB
Song Kang dan Lee Jun Young Jadi Pianis Jenius di Drama Four Hands, Two Sonatas
Senin / 29-06-2026, 09:33 WIB
Prosedur Bedah Mata yang Mengubah Warna Iris Bikin Khawatir Ilmuwan
Senin / 29-06-2026, 09:23 WIB
Polisi di Vancouver Gunakan AI untuk Edit Foto Barang Bukti Narkoba
Senin / 29-06-2026, 09:23 WIB
BRIN dan Kemdiktisaintek Siapkan Peta Jalan Riset Nasional hingga 2045
Senin / 29-06-2026, 09:13 WIB
BRIN Kembangkan Cabai Tahan Kutudaun, Kurangi Ketergantungan Pestisida
Senin / 29-06-2026, 09:13 WIB
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Johnston County, Satu Orang Luka
Senin / 29-06-2026, 09:08 WIB
Pabrik Mineral Laut Dalam Pertama AS Berpotensi Dibangun di Brunswick County
Senin / 29-06-2026, 09:08 WIB
7 Keutamaan Ayat Kursi yang Diakui Makhluk Gaib, Ini Cara Memahaminya
Senin / 29-06-2026, 09:08 WIB
BPS Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Tak Dipakai untuk Pajak, Masyarakat Diminta Tak Perlu Khawatir
Senin / 29-06-2026, 09:07 WIB
Prabowo: Saya 4 Kali Kalah, tapi Tak Pernah Ganggu Pemimpin
Senin / 29-06-2026, 09:03 WIB
Dokter Tifa Sindir PN Jaktim yang Larang Siaran Langsung Sidangnya
Senin / 29-06-2026, 09:03 WIB
Bahlil: Program E20 Butuh 4 Juta KL Bioetanol per Tahun
Senin / 29-06-2026, 09:03 WIB
GTA 6 Mulai Terlihat, Bungie dalam Krisis, dan Obsidian Siap Bawa Grounded 2 ke PS5
Senin / 29-06-2026, 09:01 WIB






