Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa kementerian bertindak setelah kerugian tersebut dan proyek ini digambarkan sebagai investasi sekitar $8,6 juta.

Cara Kerja Pemecah Gelombang

Pemecah gelombang dirancang untuk mencegat dan mengurangi energi gelombang sebelum mencapai garis pantai atau pelabuhan di belakangnya.

Biasanya dibangun dengan material kuat seperti batu, beton cor, dolos, atau tetrapod, dan kinerjanya tergantung pada desain seperti ukuran, lokasi, celah, dan material konstruksi.

Di Faroz, masalahnya bukan laut tenang yang mengikis dinding, melainkan air kuat yang melewati perlindungan yang ada dan mencapai kapal di dalam.

Blok baru ini dimaksudkan untuk menciptakan lapisan luar yang lebih keras, yang membuat ombak kehilangan energi sebelum mencapai bagian pelabuhan yang rentan.

Meskipun demikian, pemecah gelombang dapat mengurangi risiko, tetapi tidak bisa menjamin alam tidak akan menerobos dalam kondisi ekstrem.

>>> Outsourcing Bakal Dilarang, Buruh Tolak Pengecualian Tambang dan Listrik

Proyek Dibangun Secara Bertahap

Pekerjaan Faroz tidak dimulai dengan derek di tepi pantai.

Laporan Turki sebelumnya mengatakan blok-blok tersebut dicetak dengan kecepatan sekitar 15-20 unit per hari, dengan total 4.000-5.000 blok untuk proyek tersebut.

Prosesnya meliputi pencetakan, pengeringan, transportasi, persiapan lokasi, dan penempatan di laut dengan alat berat.

Pelaporan lokal juga menyebutkan bahwa bagian mercusuar pelabuhan akan disesuaikan, dengan struktur memanjang sekitar 65 kaki lebih jauh ke arah laut dalam sedikit lengkungan.

Detail ini menunjukkan bahwa pekerjaan tidak hanya menambah massa, tetapi juga mengubah cara ombak mendekati pelabuhan.

Mengapa Nelayan Memperhatikan

Pelabuhan perikanan kecil dan menengah adalah tempat yang sangat rentan. Perahu, mesin, tali, jaring, dan sistem bahan bakar semuanya berada dekat dengan air.