Masyarakat Lampung Timur mengungkapkan kekecewaannya terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) karena batal hadir pada Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Minggu (28/6).

Acara yang telah dipersiapkan matang oleh panitia, tokoh adat, dan masyarakat itu berubah menjadi panggung kekecewaan setelah Jokowi tidak datang tanpa kejelasan.

>>> Klasemen MotoGP Usai Ogura Juara GP Belanda: Martin Salip Bezzecchi

Warga Padati Lokasi Sejak Pagi

Pantauan di lokasi, sejak pukul 08.00 WIB warga berbondong-bondong mendatangi lokasi festival bersama keluarga, tetangga, dan kerabat.

Mereka antusias melihat langsung sosok Jokowi.

Berbagai persiapan penyambutan melalui pentas kesenian daerah adat Lampung, Padang, dan Bali telah disiapkan. Jokowi rencananya akan membagikan 1.000 paket sembako.

Ratusan warga menunggu di depan pintu masuk, sementara pedagang di sekitar area ramai membicarakan kedatangan sang mantan presiden.

Sembako Ditolak dan ID Card Dibuang

Sekira pukul 11.30 WIB, ratusan warga yang kecewa mulai membubarkan diri. Seribuan paket sembako yang sudah disiapkan ditolak warga karena rasa kecewa yang mendalam.

Beberapa panitia acara melampiaskan kekecewaan dengan melempar atau membuang kartu ID card kepanitiaan mereka.

Lokasi Festival Budaya di Randu Mas yang tadinya ramai, sekira pukul 13.35 WIB berubah sepi total.

Kekecewaan Warga dan Tokoh Adat

Sri, warga Desa Sidoharjo, mengaku kecewa karena sudah menunggu sejak pukul 07.00 WIB bersama anak, kerabat, dan tetangganya.

"Kami tidak butuh sembako, kami hanya ingin melihat langsung Pak Jokowi," ucapnya.

Ida Rumiati, warga Desa Pugung Raharjo, rela tidak memasak sejak pagi demi bisa melihat Jokowi. "Pastinya kami sangat kecewa.