Pertempuran Lini Tengah: Fremantle vs Gold Coast Siap Bergema Lagi
Neil Erasmus, Matthew Johnson, Nathan O'Driscoll, dan Corey Wagner menjadi perekat yang memungkinkan pemain lain bersinar.
Brayshaw menjadi pekerja dua arah dan mesin tekel, Serong piawai memenangkan bola di bawah tekanan, namun juga rela bekerja untuk rekan setim.
>>> Prototipe Hipersonik Hermeus Janjikan New York-London 57 Menit
Hal itu memberi ruang bagi Young, Bolton, dan Reid untuk maju dengan keterampilan elit mereka. Luke Jackson menambah dimensi baru sebagai pemain ruck yang tak terduga.
Tidak diragukan lagi Fremantle memiliki salah satu lini tengah paling berbakat di kompetisi, namun sifat tanpa pamrih yang membedakan mereka.
Serong, Brayshaw, dan Young tidak lagi harus mendominasi agar Fremantle menang, dan mereka rela menjadi pemain kedua jika situasi membutuhkan.
Hal ini membawa kembali pada Gold Coast.
Lini tengah berisi Rowell, Anderson, dan Petracca tampak hebat di atas kertas, namun saat ini kurang keseimbangan untuk menjadi tim papan atas.
Touk Miller yang dulu dianggap sebagai pelari dua arah terbaik, kini tidak memiliki dampak yang sama sejak kedatangan Petracca.
Bailey Humphrey yang mencetak tiga gol dan menjadi bintang di final eliminasi, kini berjuang dan tampaknya akan hengkang.
Gold Coast kalah dalam hitungan clearance 32-36 dari Hawthorn pada kekalahan terakhir, meskipun pemain ruck mereka sering memenangkan bola pertama.
Mereka juga kalah 40-29 dalam statistik itu dari Geelong pekan sebelumnya, 21-31 dari Brisbane di Q Clash, dan kalah saat unggul dalam pertarungan lini tengah melawan North Melbourne.
Jika semua lini tengah di kompetisi berbaris, kombinasi Rowell, Anderson, Miller, dan Petracca akan termasuk yang terdepan.
Namun, sampai mereka menemukan kedalaman dan variasi dalam unit bola mereka, mereka akan terus dirugikan oleh tim-tim terbaik.
Gold Coast sebaiknya mempelajari evolusi lini tengah Fremantle untuk menemukan jawaban atas masalah mereka sendiri.
Meski demikian, waspadalah terhadap tim yang diremehkan.
The Suns mendapat kritik karena tidak bekerja keras di kedua arah, dianggap sebagai kuda poni satu trik, dan tidak tampil di musim yang diharapkan menjadi favorit juara.
>>> Harry Styles Sempat Tersungkur Saat Konser di Wembley, Lanjutkan Penampilan Usai Pulih
Jika mereka ingin menjadi penantang, mereka perlu merebut skala besar, dan tidak ada yang lebih besar dari Dockers saat ini.
Update Terbaru
Fitur Tersembunyi Google Maps Bikin Layar Always-On Pixel Lebih Berguna
Minggu / 28-06-2026, 21:52 WIB
APEC Dorong Pariwisata Terhubung dan Inovatif di Makau
Minggu / 28-06-2026, 21:52 WIB
Cara Cepat Cairkan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sebelum Batas Akhir
Minggu / 28-06-2026, 21:50 WIB
Bill Gates: AI Mungkin Gantikan Banyak Pekerjaan, Tapi Tidak Atlet
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
DJKI Verifikasi 124 Situs Laporan MPA, Rekomendasikan Blokir 116 Situs
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Trump Murka soal Pajak Digital, Ancam Ganti Perjanjian Dagang dengan Tarif 100%
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Iran Ancam Tunda Pembukaan Selat Hormuz, Tolak Aturan Baru dan Ajak Negara Teluk Bersatu
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Tablet Gaming Lenovo Legion dengan RGB di Sekitar Kamera Muncul di Acara Game
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Prabowo Perintahkan Tambah Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Primaya Kelapa Gading Hadirkan MitraClip untuk Pasien Jantung
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Prabowo Pangkas 750 BUMN, Direksi dan Komisaris Terancam Hilang demi Hemat Uang Rakyat
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Noah Kahan Minta Penonton Tak Buang Air Besar di Kursi Stadion
Minggu / 28-06-2026, 21:42 WIB
Taylor Swift Diduga Diboikot Penonton Saat Tampil di Konser Alan Jackson
Minggu / 28-06-2026, 21:42 WIB






