Prototipe Hipersonik Hermeus Janjikan New York-London 57 Menit
Secara praktis, Chimera bekerja seperti mesin jet pada kecepatan rendah, lalu memintas udara masuk di sekitar turbin pada kecepatan lebih tinggi sehingga ramjet dapat mengambil alih.
Peralihan itu menembus salah satu hambatan terkenal dalam penerbangan hipersonik.
Hermeus mengatakan telah mendemonstrasikan transisi turbojet-ke-ramjet pada November 2022, tetapi melakukannya dalam penerbangan nyata adalah tonggak yang akan ditunggu semua orang.
Mengapa itu penting?
Karena pesawat Mach 5 yang dapat lepas landas dengan tenaganya sendiri akan jauh lebih praktis daripada yang membutuhkan pendorong roket atau pesawat pengangkut.
Itulah sebabnya keluarga Quarterhorse dibangun secara bertahap.
Mk 1 menangani operasi penerbangan dasar. Mk 2.1 kini telah memasuki wilayah supersonik.
Pesawat berikutnya diharapkan mendorong program menuju kinerja Mach tinggi yang berkelanjutan, di mana panas teknis yang sesungguhnya dimulai.
Uang pertahanan menjadi penentu kecepatan. Hermeus kini terlihat seperti perusahaan teknologi pertahanan sekaligus rintisan pesawat penumpang.
>>> Kuwait Kutuk Keras Serangan Iran: Pelanggaran Nyata Kedaulatan
Pada 2021, Angkatan Udara AS mengumumkan kontrak bersama senilai $60 juta untuk mempercepat pekerjaan pesawat hipersonik dan propulsi Hermeus.
Angkatan Udara mengatakan pesawat Mach 5 dapat memangkas perjalanan New York-Paris menjadi sekitar 90 menit, dibandingkan dengan sekitar 7,5 jam pada penerbangan biasa.
Kaitan pertahanan terus bertambah.
Pada 28 Mei 2026, Hermeus mengatakan telah mengamankan modifikasi kontrak senilai $159 juta dengan Defense Innovation Unit, meningkatkan total plafon menjadi $219 juta untuk demonstrasi penerbangan Mach tinggi dan pelepasan muatan berkecepatan tinggi.
Itu bukan uang maskapai. Itu adalah Pentagon yang bertaruh bahwa kecepatan dapat berarti dalam operasi militer masa depan.
Program Quarterhorse adalah langkah kritis bagi Hermeus untuk memvalidasi aerodinamika kecepatan tinggi sebelum bergerak menuju kinerja hipersonik.
Update Terbaru
Fitur Tersembunyi Google Maps Bikin Layar Always-On Pixel Lebih Berguna
Minggu / 28-06-2026, 21:52 WIB
APEC Dorong Pariwisata Terhubung dan Inovatif di Makau
Minggu / 28-06-2026, 21:52 WIB
Cara Cepat Cairkan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sebelum Batas Akhir
Minggu / 28-06-2026, 21:50 WIB
Bill Gates: AI Mungkin Gantikan Banyak Pekerjaan, Tapi Tidak Atlet
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
DJKI Verifikasi 124 Situs Laporan MPA, Rekomendasikan Blokir 116 Situs
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Trump Murka soal Pajak Digital, Ancam Ganti Perjanjian Dagang dengan Tarif 100%
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Iran Ancam Tunda Pembukaan Selat Hormuz, Tolak Aturan Baru dan Ajak Negara Teluk Bersatu
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Tablet Gaming Lenovo Legion dengan RGB di Sekitar Kamera Muncul di Acara Game
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Prabowo Perintahkan Tambah Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Primaya Kelapa Gading Hadirkan MitraClip untuk Pasien Jantung
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Prabowo Pangkas 750 BUMN, Direksi dan Komisaris Terancam Hilang demi Hemat Uang Rakyat
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Noah Kahan Minta Penonton Tak Buang Air Besar di Kursi Stadion
Minggu / 28-06-2026, 21:42 WIB
Taylor Swift Diduga Diboikot Penonton Saat Tampil di Konser Alan Jackson
Minggu / 28-06-2026, 21:42 WIB






