Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Ardianto Satriawan menyoroti pernyataan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono terkait kematian lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Ardianto menilai Menkop ingin lepas tangan dari tragedi tersebut. "Lah, MENTERI-nya mau cuci tangan nih???

in1

>>> Putra Curtis Stone Raup Rp160 Juta per Show di Tur Disney

," tulisnya di akun X pribadi, Minggu (26/6).

Sebelumnya, Ferry enggan berkomentar saat ditanya wartawan soal meninggalnya lima calon manajer Kopdes yang mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).

"Nanti, nanti.

Bukan, bukan saya, bukan di saya itu," ujarnya usai Sarasehan Nasional Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) 2026 di Pesantren Daarul Ukhuwah, Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (27/6/2026).

Lima Calon Manajer Meninggal

Lima peserta calon manajer Kopdes dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) angkatan 2026 meninggal dunia pada 17–26 Juni 2026.

>>> 4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026

Penyebabnya adalah kendala kesehatan dan fisik di lokasi diklat yang berbeda. Berikut daftar korban:

Yonanda Muhammad Taufiq meninggal akibat henti jantung di Satdik Puslatpur Baturaja.

Anisa Muyassaroh meninggal akibat heat stroke di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan.

Novia Rahmadhani Sihotang meninggal di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.

Muhammad Rifqi Renaldi Gunawan meninggal setelah mengeluh sesak napas di Satdik Yon Parako 465.

>>> Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Bek Kanan

Nola Dya Sari dilaporkan wafat pada Jumat, 26 Juni 2026.