Chrysler, merek di bawah naungan Stellantis, kini hanya memiliki satu model di lini produknya, yaitu minivan Pacifica (dan kembarannya Voyager).

Namun, situasi itu akan berubah sebelum dekade ini berakhir. Stellantis telah mengonfirmasi tiga crossover baru akan bergabung dengan jajaran Chrysler pada 2030.

in1

>>> Studi: Mobil Manual Aktifkan Otak Lebih Baik daripada Matik

Model pertama yang akan hadir diperkirakan adalah versi produksi dari konsep Airflow, yang sempat diperkenalkan pada awal 2022.

Meskipun konsep asli Airflow telah dihentikan, idenya tetap hidup. Sebuah kendaraan misterius yang muncul dalam video powertrain Stellantis baru-baru ini menjadi dasar bagi rendering terbaru.

Rendering yang dibuat oleh Nikita Chuyko untuk Kolesa itu memperlihatkan crossover elektrifikasi yang tampil beda dari model Chrysler mana pun.

Satu-satunya kemiripan dengan Pacifica adalah lampu LED di bagian depan yang dilengkapi lencana sayap Chrysler yang menyala.

Bentuk keseluruhan mengingatkan pada Hyundai Ioniq 5 dengan sentuhan desain tajam ala Cadillac. Jendela sampingnya tajam dan miring, dengan lekukan menonjol di pintu depan dan belakang.

Di bagian belakang, lampu LED besar membentang di kedua sisi jendela belakang, mirip dengan lampu belakang Renault 5 baru.

Terdapat juga light bar dan tulisan Chrysler yang menyala di atas bumper hitam.

>>> JLR Bisa Saingi Ford Bronco dengan Defender Berbasis Stellantis yang Lebih Sederhana

Airflow akan menggunakan platform STLA One terbaru milik Stellantis yang mendukung pengaturan hybrid, all-wheel drive, dan listrik penuh.

Dalam video teaser, Airflow tampak menggunakan mesin turbo empat silinder, sesuai dengan kemampuan platform tersebut.

Chrysler juga telah mengonfirmasi varian EV, dan hybrid atau plug-in hybrid kemungkinan besar akan tersedia.