Koalisi Sipil Desak Setop Militerisasi Pelatihan SPPI Kopdes-KNMP
Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menyampaikan duka cita atas tewasnya lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) saat mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) di fasilitas TNI.
Menurut koalisi, tragedi ini merupakan konsekuensi serius dari kebijakan yang keliru karena memaksakan pendekatan militer ke ruang sipil tanpa dasar kebutuhan dan justifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
>>> Hasil Sprint Race MotoGP Belanda: Raul Fernandez Juara, Marc Marquez Ke-6
Koalisi yang terdiri dari Imparsial, KontraS, YLBHI, Amnesty International Indonesia, HRWG, WALHI, ICW, SETARA Institute, ICJR, AJI, Koalisi Perempuan Indonesia, dan BEM SI itu mendesak evaluasi dan penghentian militerisasi program sipil.
Kritik terhadap Pendekatan Militer
Koalisi menilai kematian lima calon manajer menunjukkan bahwa sistem pendidikan dan pelatihan militer tidak tepat diterapkan kepada warga sipil.
Mereka menegaskan tidak ada hubungan antara profesionalisme mengelola koperasi dengan pelatihan militer. Kompetensi pengelola koperasi dibangun melalui tata kelola organisasi, kepemimpinan partisipatif, akuntabilitas, literasi keuangan, dan pemberdayaan masyarakat.
Pelibatan TNI dalam program KDKMP dinilai tidak tepat dan bertentangan dengan semangat reformasi sektor keamanan. Kebijakan ini juga menimbulkan persoalan hukum karena di luar mandat utama TNI.
Koalisi menambahkan bahwa praktik militerisasi ruang sipil semakin meluas.
Pemerintah seolah menganggap setiap persoalan tata kelola sipil dapat diselesaikan melalui pendekatan militer, padahal organisasi sipil dan institusi militer memiliki karakter, fungsi, dan tujuan yang berbeda.
Lingkungan militer dibangun di atas prinsip komando, hierarki, dan kepatuhan yang relevan untuk fungsi pertahanan.
Sebaliknya, organisasi sipil membutuhkan ruang bagi berpikir kritis, kreativitas, inovasi, dialog, dan pengambilan keputusan partisipatif.
Update Terbaru
IHSG Anjlok 4,55% dalam Sepekan, Asing Net Sell Rp3,43 Triliun
Sabtu / 27-06-2026, 22:12 WIB
Transmart Full Day Sale Kembali, Diskon 50%+20% Siap Banjiri Belanja Akhir Bulan
Sabtu / 27-06-2026, 22:07 WIB
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Dinilai Rapuh, INDEF Wanti-wanti Bisa Melambat pada Kuartal II
Sabtu / 27-06-2026, 22:07 WIB
Indomaret Kembali Hadirkan Produk Pokémon, Bidik Pasar Merchandise
Sabtu / 27-06-2026, 22:07 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Gelar Makan Malam Latihan Kecil Sebelum Pernikahan 1.000 Tamu
Sabtu / 27-06-2026, 22:02 WIB
Pramono Ungkap Rencana Jakarta di Usia 499 Tahun: Transportasi Gratis hingga Normalisasi Sungai
Sabtu / 27-06-2026, 22:02 WIB
Mendagri Tito Karnavian Resmi Buka Festival Fulan Fehan 2026
Sabtu / 27-06-2026, 22:02 WIB
Klasemen MotoGP Usai Raul Fernandez Menang Sprint Race GP Belanda
Sabtu / 27-06-2026, 22:01 WIB
DANA Ungkap Tantangan Digitalisasi UMKM: Masih Banyak yang Belum Pakai QRIS
Sabtu / 27-06-2026, 22:01 WIB
Elektrifikasi KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Ditargetkan Rampung 2027
Sabtu / 27-06-2026, 22:00 WIB
Kisah Sheza Fazila Sabet Emas di Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden
Sabtu / 27-06-2026, 22:00 WIB
The First Descendant Hotfix 1.3.32b Perbaiki Crash Valby dan Progres Battle Pass
Sabtu / 27-06-2026, 22:00 WIB
Monster Hunter: World Tembus 30 Juta Unit Terjual, Perpanjang Rekor Game Terlaris Capcom
Sabtu / 27-06-2026, 22:00 WIB
Manajer Penerbitan Pocketpair Ungkap Catatan Patch Palworld 1.0 Hampir 27 Halaman
Sabtu / 27-06-2026, 22:00 WIB






