Dalam pertahanan, tanggap darurat, atau inspeksi maritim, detik-detik itu bisa menentukan apakah peralatan dapat bermanuver atau menjaga sensor tetap berjalan.

Dengan mencapai 465 Wh/kg tanpa elektrolit cair, baterai solid-state SOLiTHOR bertujuan memberikan keamanan dan kepadatan daya yang dibutuhkan untuk pesawat listrik generasi berikutnya.

in1

Namun, ini masih prototipe dan hasil yang dilaporkan sendiri, bukan bukti kemampuan penerapan massal.

Pertanyaan Keamanan

Kepadatan energi memang menarik, tetapi sel berenergi tinggi harus aman untuk ruang sempit dan kondisi operasi yang keras.

SOLiTHOR mengatakan sel multilayer yang terisi penuh lolos uji overcharge dan tusuk paku tanpa asap, kebocoran, thermal runaway, atau api.

Klaim keamanan ini sangat relevan untuk pesawat, sistem bawah air, kapal, dan peralatan militer, di mana kegagalan baterai bisa lebih dari sekadar ketidaknyamanan.

>>> 5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil Kopdes Merah Putih, Nola Dya Sari Korban Terbaru

Di lingkungan tersebut, risiko kebakaran dan keandalan sering kali lebih penting daripada jangkauan.

Angka siklus hidup juga penting.

Sel pouch multilayer 1 Ah yang lebih kecil menyelesaikan lebih dari 500 siklus pengosongan penuh sambil mempertahankan lebih dari 80% kapasitas aslinya.

Bagi operator, ketahanan semacam itu berarti lebih sedikit penggantian, lebih sedikit waktu henti, dan lebih sedikit limbah baterai dari waktu ke waktu.

Sudut Iklim di Luar Mobil Listrik

Bagi kebanyakan orang, baterai berarti ponsel atau mobil.

Namun tantangan lingkungan yang lebih berat sering ditemukan pada mesin yang tidak kita lihat setiap hari, seperti pesawat, kapal, platform militer, peralatan pelabuhan, dan sistem transportasi khusus.

Sektor target SOLiTHOR tumpang tindih dengan beberapa bagian transportasi yang sulit dibersihkan.