Ia mengaku tidak merasakan tanda-tanda yang mencurigakan sebelum kabar duka tersebut datang. Selama bekerja, Ruly tetap menjalankan tugas seperti biasa dan fokus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

Beberapa hari sebelum itu, Ruly sempat bercerita lebih sering mendampingi ibundanya yang sedang sakit. Menurut Roniyun, kondisi tersebut dipahami oleh seluruh jajaran kantor.

Pesan Telur untuk Rekan Kantor Jadi Kenangan Terakhir

in1

Meski baru sekitar satu setengah tahun bertugas di Dinas PRKP Bangkalan, perhatian Ruly terhadap rekan kerja masih diingat hingga kini.

Pada Rabu (17/6/2026), ketika salah seorang pegawai membawa hasil panen udang untuk dinikmati bersama di kantor, Ruly justru meminta staf membeli tiga kilogram telur menggunakan uang pribadinya.

Ia ingin memastikan seluruh pegawai dapat menikmati hidangan bersama, termasuk mereka yang tidak bisa mengonsumsi udang karena alergi atau alasan lain.

"Ibu Ruly sengaja memesan telur itu untuk disumbangkan ke acara makan-makan. Alasan beliau sangat sederhana namun menyentuh; beliau khawatir ada staf atau teman di kantor yang alergi atau tidak suka makan udang," tutur Roniyun.

Ruly Yunis Setiawati ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas Toyota Innova bernomor polisi M 1090 GP yang terparkir di kawasan Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga maupun seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

```