Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Mesuji, Jumat (26/6).

Dalam acara itu, Kaesang menyaksikan pelantikan pengurus DPD, DPC, dan DPRt se-Mesuji.

in1

>>> Aoashi Season 2 Rilis Visual Utama dan Pengisi Lagu Tema, Tayang Oktober 2026

Kaesang datang bersama Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana, Bendahara PSI Fenty Noverita, serta pengurus DPP lainnya.

Ketua DPD PSI Mesuji, Veri Fardinalsyah, mengungkapkan target partainya di hadapan Kaesang. Ia menargetkan satu kursi legislatif di setiap daerah pemilihan (dapil).

"Kawan-kawan di PSI Mesuji, kita akan cetak minimal satu dewan, satu dapil.

Insya Allah apabila kawan-kawan semua merestui juga, kita akan cetak eksekutif," kata Veri, dikutip dari keterangan tertulis.

Veri juga menyebutkan bahwa dari 15 desa di Kabupaten Mesuji, 86 persen telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi PSI.

Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, menekankan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda partai. Menurutnya, momentum ini penting untuk mengonsolidasikan kekuatan di Lampung.

>>> Sutradara Naruto Hayato Date Jadi Tamu Kehormatan di Anime India Mumbai 2026

"Karena pendaftaran atau antusias atau animo masyarakat tentang PSI itu sangat kuat sehingga kita tampung sebagai mencari pengurus DPRt-nya itu tidak susah," ujar Beni.

Beni meminta seluruh kader berpartisipasi aktif membesarkan partai, terutama di Lampung. Ia ingin kader menjadikan PSI sebagai rumah perjuangan bersama.

"Mari kita bangun PSI di Lampung itu sebagai rumah bersama, rumah yang terbuka untuk anak muda, perempuan, petani, nelayan, pelaku UMKM, dan seluruh elemen masyarakat," katanya.

Acara PSI di Mesuji juga dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi mengaku hadir demi PSI yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

"Untuk apa saya datang ke Provinsi Lampung? Untuk apa saya datang ke Kabupaten Mesuji?

Pertama, kecintaan saya kepada masyarakat Lampung tidak luntur. Dan yang kedua, yang lebih penting, juga untuk PSI!"

>>> KontraS Surabaya: Belasan Massa Aksi Dibekuk, Dasar Hukum Belum Jelas

kata Jokowi dalam Rakorda tersebut.