Serial anime Dragon Striker kini telah tayang di Disney+ dan Hulu. Para kreatornya mengungkapkan bahwa hampir 300 orang bekerja di balik layar untuk mewujudkan serial olahraga fantasi tersebut.

Dalam wawancara dengan Animation Scoop, co-creator Sylvain Dos Santos dan Charles Lefebvre mengatakan bahwa hampir 300 staf di Paris berkontribusi pada serial ini.

in1

>>> Capcom Konfirmasi Event Monster Hunter di Resident Evil Survival Unit Berlangsung Empat Minggu

Bagi mereka, kerja sama tim yang besar itu mencerminkan tema utama Dragon Striker, yaitu kerja sama.

Dos Santos menyatakan kebanggaannya terhadap tim. "Bagi Charles dan saya, serial ini mewakili kerja keras bagi kami dan tim.

Kami sangat bangga karena hasilnya luar biasa. Animasi juga olahraga—olahraga kolektif, olahraga tim."

Ia menambahkan bahwa skala proyek ini masih membuatnya takjub. "Kami sedang merencanakan pesta wrap, dan ada hampir 300 orang di Paris yang mengerjakan serial ini.

Itu gila. Kami sangat berharap penonton menyukainya karena ada banyak cinta di dalamnya."

Dragon Striker Dirancang Seperti Film Layar Lebar

Lefebvre menjelaskan bahwa salah satu ambisi terbesar produksi adalah menciptakan serial televisi dengan kualitas visual seperti film animasi.

Tim menggabungkan animasi internal dengan mitra produksi luar, lalu menyelesaikannya secara internal untuk memastikan setiap episode memiliki presentasi sinematik yang konsisten.

"Tantangan proyek ini adalah berusaha menjadi paling sinematik dan seperti film, tetapi untuk serial," kata Lefebvre.

Ia mencatat bahwa mencapai kualitas setinggi itu dalam jadwal produksi televisi memerlukan perencanaan yang matang.

Perhatian terhadap detail terlihat dalam urutan aksi, lingkungan berwarna-warni, dan efek magis Dragon Striker. Semua itu membedakan serial ini dari anime olahraga tradisional.