The First Descendant Larang 400 Pemain dalam Razia Anti-Cheat Terbaru
Nexon, pengembang The First Descendant, merilis hasil kampanye penegakan aturan mingguan terbaru. Sebanyak 400 akun pemain dikenai sanksi antara 19 hingga 25 Juni 2026 (PDT).
Laporan tersebut mengungkap tindakan terhadap pemain yang menggunakan program tidak sah, mengeksploitasi sistem pembayaran, melakukan transaksi abnormal, atau terlibat dalam perilaku permainan yang tidak biasa.
>>> Zenless Zone Zero Gelar Uji Coba Inisiasi Geng En-Nah di Discord dengan Hadiah Eksklusif
Nexon menyatakan terus memeriksa aktivitas pemain untuk memastikan lingkungan bermain yang menyenangkan. Pengembang juga mendorong pemain menggunakan fitur pelaporan dalam game jika mencurigai perilaku mencurigakan.
Sanksi Berat bagi Pelanggar
Dalam razia ini, sembilan pemain mendapat larangan permanen. Tiga di antaranya karena membuat, mendistribusikan, atau menggunakan program tidak sah.
Enam lainnya karena mengeksploitasi proses pembayaran Open Store untuk keuntungan tidak adil.
Satu akun dikenai pembatasan perdagangan selama tujuh hari setelah terdeteksi catatan transaksi abnormal.
Kategori terbesar adalah pemain yang terdeteksi melakukan aktivitas permainan tidak biasa, sebanyak 390 pengguna mendapat penalti matchmaking terpisah selama tiga hari.
Nexon menegaskan tindakan ini berdasarkan laporan pemain dan sistem pemantauan internal. Pemain yang merasa terkena sanksi tidak tepat dapat mengajukan banding melalui dukungan pelanggan resmi.
Patch 1.3.32 Hadir Bersamaan
Pengumuman anti-cheat ini menyusul perilisan Patch 1.3.32 yang menghadirkan sejumlah perbaikan gameplay dan bug di Steam, PlayStation 5, dan Xbox.
Salah satu perubahan terbesar adalah pada Shape Stabilizer.
>>> Mensos: 11 Bulan Berjalan, Sekolah Rakyat Berkembang Signifikan
Kini, alih-alih mengubah probabilitas hadiah, Shape Stabilizer meningkatkan Shaping Count sehingga pemain bisa lebih cepat membentuk Amorphous Materials.
Shape Stabilizer biasa menambah satu poin, sementara versi Advanced menambah lima poin.
Update Terbaru
LaVar Ball Digugat Kontraktor Akibat Tunggakan Renovasi Rumah dan Lapangan Basket
Jumat / 26-06-2026, 22:51 WIB
Bunnie XO Samakan Pernikahan dengan Jelly Roll Seperti di Penjara
Jumat / 26-06-2026, 22:51 WIB
Andy Cohen Menangis di Acara Langsung Kenang Staf Bravo yang Meninggal
Jumat / 26-06-2026, 22:50 WIB
Orangtua di Michigan Didakwa Membunuh Anak 7 Tahun yang Bobotnya 255 Pon
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Bos BMW M dan Kepala Desain Sepakat: Mobil Impian Mereka adalah M1 Modern
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Protes Perwira Militer Israel, Netanyahu Disuruh Mundur Saat Wisuda
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Kemenhub Siapkan Formula Baru Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Puteri Komarudin Dorong Penguatan Kebijakan Transfer ke Daerah
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Hasil AVC Men's Cup 2026: Indonesia ke Semifinal usai Hajar Oman
Jumat / 26-06-2026, 22:49 WIB
Pemprov DKI Rilis Jakarta Film Commission, Solusi Satu Pintu Syuting
Jumat / 26-06-2026, 22:46 WIB
Siswi SD Sukabumi Diperkosa Teman Sebaya, Disdik-Polisi Turun Tangan
Jumat / 26-06-2026, 22:46 WIB
Keluarga Terdampak Tumpahan Bahan Bakar Red Hill Dapat Kompensasi Rp 270 Miliar
Jumat / 26-06-2026, 22:46 WIB
Swatch Tuntut Samsung Bayar Rp2,7 Triliun atas Pelanggaran Merek
Jumat / 26-06-2026, 22:42 WIB
One UI 9.0 untuk Galaxy A24 Semakin Dekat dengan Rilis
Jumat / 26-06-2026, 22:42 WIB






