Penyedia server game global Shockbyte mengadopsi prosesor AMD EPYC dan AMD Ryzen untuk memperkuat infrastruktur pusat datanya.

Langkah ini berhasil meningkatkan performa server gaming, mengurangi konsumsi daya hingga 30 persen, dan mempercepat ekspansi perusahaan ke pasar Amerika Serikat.

in1

>>> 4 Tablet RAM Besar Rp2 Jutaan, Ada yang Sudah Termasuk Stylus

Shockbyte dikenal sebagai salah satu penyedia server terbesar untuk Minecraft.

Kini mereka melayani lebih dari 65 judul game populer dan menghadirkan layanan cloud melalui unit bisnis Shockbyte for Game Studios.

Latar Belakang Migrasi ke AMD

CEO dan Founder Shockbyte, Mitch Smith, mengatakan perusahaan didirikan pada 2013 untuk menjawab tingginya permintaan server Minecraft.

Seiring berkembangnya industri game, Shockbyte tidak hanya melayani Minecraft, tetapi juga menjadi mitra resmi dedicated server untuk game survival Rust besutan Facepunch Studios serta bekerja sama dengan Discord.

>>> HP Luncurkan AI PC dan HP IQ untuk Transformasi Dunia Kerja Digital

Pertumbuhan bisnis menghadirkan tantangan baru. Lonjakan pemain saat peluncuran game membutuhkan kapasitas server besar sebelum konsolidasi ketika jumlah pemain menurun.

Karena itu, Shockbyte membangun infrastruktur data center sendiri dan beralih ke platform berbasis AMD.

Director of IT Shockbyte, Liam Charles, mengatakan keputusan menggunakan prosesor AMD diambil setelah berbagai pengujian performa.

Sebelum migrasi, Shockbyte menguji kemampuan single-thread dan multi-thread dari berbagai platform.

>>> Steam Summer Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon Hingga 95 Persen

Hasilnya, skor benchmark single-thread meningkat dari sekitar 2.750 menjadi sekitar 4.200 poin, atau melonjak sekitar 53 persen.