Pegiat media sosial Eko Kuntadhi mengungkapkan kabar yang didengarnya bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak menggubris permintaan pertemuan empat mata dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), meski sudah disampaikan berkali-kali.

"Kabarnya Pak Jokowi berapa kali minta ketemu empat mata ke Prabowo, tapi sampai saat ini masih dicuekin.

in1

>>> Pemerintah Serius Tanggapi Isu PHK, Ini Langkah Mitigasinya

Kita enggak tahu bahwa kenapa Pak Prabowo agak cuek-cuek gitu sama Jokowi sekarang," ucapnya dalam kanal YouTube 2045 TV, dikutip Jumat (26/6).

Eko kemudian mengingatkan kontribusi besar Jokowi terhadap kemenangan Prabowo di Pilpres 2024.

Namun, menurutnya, Prabowo seolah menganggap utang politik tersebut sudah lunas setelah menjadikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.

"Padahal kan dulu ketika 2024, saham Jokowi terhadap kenaikan Prabowo dianggap sangat signifikan.

Saham Jokowi sebagai Presiden eksisting pada saat itu memberikan peluang atau jalan kepada Prabowo untuk menjabat sebagai presiden sekarang ini," ujar Eko.

>>> Hotman Sindir Razman yang Dijebloskan ke Penjara: Malam Ini Ada Kipas Enggak?

"Mau ditagih, tapi Pak Prabowo bilang, 'Loh gimana tuh kok mau nagih sekarang? Kan sudah tuh anaknya bisa jadi wapres'," tandasnya.

PSI: Jokowi Minta Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode

Sementara itu, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut Jokowi menginstruksikan PSI untuk mengawal Prabowo–Gibran hingga dua periode.

Pesan itu disampaikan langsung Jokowi saat bertemu di Solo, Kamis (18/6/2026).

"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode.

Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua?

>>> Ekspor Komponen Otomotif RI Tembus 25,7 Juta Unit, Lima Kali Lipat Impor

ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).