PT Astra Honda Motor (AHM) resmi meluncurkan New Honda Vario Evo 160.

Langkah ini menjadi tantangan langsung bagi rival utamanya, Yamaha Aerox Alpha, yang juga bermain di segmen skutik sporty.

in1

>>> Australia Ditahan Paraguay, Hasil Imbang Antar The Socceroos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Yuichi Shimizu, President Director AHM, menegaskan bahwa Vario Evo 160 bukan sekadar penyegaran ringan. Model ini hadir dengan pembaruan besar pada desain dan karakter produk.

Desain dan Dimensi

Honda Vario Evo 160 memiliki dimensi panjang 1.929 mm, lebar 686 mm (CBS) atau 696 mm (ABS), dan tinggi 1.091 mm.

Jarak sumbu rodanya 1.277 mm, tinggi jok 778 mm, dengan bobot 116 kg (CBS) dan 118 kg (ABS).

Sementara Yamaha Aerox Alpha tampil lebih kekar dengan panjang 1.980 mm, lebar 710 mm, dan tinggi 1.170 mm.

Sumbu rodanya 1.350 mm, tinggi jok 790 mm, dan bobot kosong 127 kg.

Performa Mesin

Vario Evo 160 mengusung mesin 160 cc eSP+ 4 katup yang menghasilkan tenaga 15,15 dk di 8.500 rpm dan torsi 14 Nm di 6.500 rpm.

Honda sengaja menggeser torsi ke putaran bawah agar lebih responsif di perkotaan.

Yamaha Aerox Alpha menggunakan mesin 155 cc VVA dengan tenaga 15,19 dk di 8.000 rpm dan torsi 14,2 Nm di 8.000 rpm.

>>> Bupati Gowa Husniah Talenrang Tanggapi Tuduhan Perselingkuhan, Suami Mengaku Sudah Lama Mengetahui

Selisih tenaga hanya 0,04 dk, namun Vario unggul di tarikan awal karena torsi puncak lebih rendah.

Kaki-Kaki dan Pengereman

Vario Evo 160 menggunakan ban depan 100/80-14 dan belakang 120/70-14. Aerox Alpha lebih kekar dengan ban depan 110/80-14 dan belakang 140/70-14.