Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa pada Rabu (24/6) malam diwarnai pengakuan dari suami Bupati Gowa, Husniah Talenrang. Dalam kesaksiannya, Khaerul Aco menyebut telah lama mengetahui dugaan hubungan khusus antara istrinya dengan seorang konsultan politik.

Di hadapan anggota pansus, Khaerul Aco mengatakan informasi mengenai kedekatan Husniah dengan konsultan politik Basri Kajang sudah ia dengar sejak beberapa waktu lalu. Menurutnya, isu tersebut menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi rumah tangganya.

in1

"Saya sudah tahu lama. Hati saya sangat terluka karena baru tahu kalau saya digugat cerai," ujar Khaerul Aco dalam persidangan.

Ia juga berharap Kabupaten Gowa dipimpin oleh sosok yang menjunjung tinggi etika dan moral.

"Semoga Gowa punya pemimpin yang bermoral dan beretika ke depannya," katanya.

Khaerul Aco menilai dugaan kedekatan tersebut semakin terlihat selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gowa berlangsung. Ia mengaitkan kondisi itu dengan dinamika yang terjadi dalam kehidupan rumah tangganya.

>>> Mike Woodson Beri Pujian untuk Knicks dan James Dolan


Gowa||

Husniah Tolak Tuduhan dalam Sidang Pansus

Menanggapi kesaksian suaminya, Husniah Talenrang menegaskan pembahasan Pansus Hak Angket seharusnya tetap berfokus pada fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, bukan masuk ke persoalan pribadi.

Menurut Husniah, dirinya menghormati tugas DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan. Namun, ia menolak jika forum tersebut digunakan untuk membahas isu yang tidak berkaitan dengan kebijakan publik.

"Saya sangat menghargai tugas dan kewajiban anggota Dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan, namun menolak keras jika pembahasan pansus telah melenceng ke ranah pribadi yang tidak berkaitan dengan kebijakan publik," ujar Husniah.

Ia juga membantah pernyataan yang menyebut dirinya kerap bertemu dan membahas berbagai hal dengan pihak yang disebut dalam persidangan.

"Klaim bahwa saksi sering bertemu dan membahas hal-hal tertentu itu tidak sesuai fakta," tegasnya.