Taylor Parker, wanita Texas yang divonis mati atas kasus pembunuhan sadis, kembali menjadi sorotan setelah rekaman panggilan 911 lengkapnya dirilis.

Dalam audio yang diperoleh TMZ dari pengadilan Bowie County, Parker terdengar bersikeras bahwa ia baru saja melahirkan di dalam mobilnya dan membutuhkan bantuan medis.

in1

>>> Bupati Gowa Tolak Pansus Hak Angket Masuk Ranah Privasi

Saat itu, petugas tidak menyadari bahwa mereka sedang berhadapan dengan salah satu kasus pembunuhan paling mengerikan dalam beberapa tahun terakhir.

Penyelidikan kemudian mengungkap bahwa Parker telah berpura-pura hamil selama berbulan-bulan. Ia merencanakan skema rumit untuk meyakinkan keluarga, teman, dan pacarnya bahwa ia sedang mengandung.

Kebohongan itu terbongkar setelah tenaga medis menyadari bahwa Parker tidak baru saja melahirkan.

Jaksa mengatakan Parker membunuh temannya, Reagan Simmons-Hancock (21), yang sedang hamil lebih dari delapan bulan. Parker kemudian mengeluarkan bayi dari kandungan korban dan melarikan diri.

>>> 3 Model Baru BMW M Series Meluncur, Diet 30 Kg Bikin Lebih Lincah

Bayi itu kemudian meninggal.

Minat terhadap kasus 2020 ini kembali meningkat setelah perilisan film dokumenter Netflix "Maternal Instinct" yang menampilkan sebagian panggilan 911 Parker yang tidak stabil.

Dokumenter itu mengungkap peristiwa mengejutkan menjelang penangkapannya setelah ia berbohong selama berbulan-bulan kepada pacarnya, Wade Griffin, dan seluruh komunitasnya tentang kehamilannya.

>>> Harga Mac Hingga iPad Naik, Ini Lini Produk Apple yang Tetap Aman

Parker dihukum karena pembunuhan pada tahun 2022 dan dijatuhi hukuman mati. Saat ini ia menjadi wanita termuda di hukuman mati di Texas.