Film terbaru Jonathan Majors mengangkat tema kontroversial: teroris fiktif membajak perkemahan pro-Palestina di kampus perguruan tinggi.

Trailer film berjudul "Run Hide Fight: Infidels" dirilis pada Kamis lalu.

in1

>>> Kapal Pertamina Berhasil Keluar dari Zona Konflik Hormuz, Diplomasi RI Berbuah Hasil

Cuplikan itu menampilkan rekaman aksi terorisme nyata oleh ekstremis Islam, termasuk serangan 11 September, dan diakhiri dengan bendera ISIS berkibar di kampus fiktif di Virginia.

Dalam klip tersebut, suara azan berkumandang dan beberapa orang membentangkan sajadah lalu mulai salat.

Meski trailer tidak menampilkan Majors, ia tercatat memiliki film berjudul "Run Hide Fight 2" di IMDb.

Produser Dallas Sonnier mengonfirmasi kepada Page Six bahwa Majors akan melakukan promosi untuk film ini.

Logline film berbunyi: "Ketika teroris Islam radikal membajak perkemahan pro-Palestina di kampus liberal untuk menerapkan hukum Syariah barbar pada mahasiswa dan mengeksekusi orang kafir dalam kekhalifahan dadakan, sekelompok mahasiswa pemberani, seorang satpam yang lelah dengan hinaan 'Uncle Tom', dan seorang veteran Delta Force harus mempersenjatai diri untuk menyelamatkan rekan-rekan mereka yang tidak sadar dan menjaga Amerika tidak menyerah pada musuh di tanahnya sendiri."

>>> Luhut Buka Suara soal Polemik Dana Patriot Bond Tak Ditelusuri

Film ini diambil Majors karena ia praktis dikucilkan Hollywood sejak penangkapannya pada 2023 atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga.

Ia dibebaskan dari tuduhan yang lebih serius, tetapi dihukum atas dua tuduhan lainnya dan dijatuhi hukuman 12 bulan konseling.

Selama syuting, Majors dan lawan mainnya jatuh dari jendela saat melakukan aksi stunt, menyebabkan beberapa kru mogok kerja selama beberapa hari.

Namun, Majors mengatakan ia baik-baik saja setelah jatuh.

>>> KPK Ungkap Praktik 'Uang Klik' di Imigrasi Bali, WNA Diperas hingga Rp2,5 Juta per Dokumen

Belum ada tanggal rilis untuk film ini.