Istilah narcissistic personality disorder atau NPD semakin sering terdengar, terutama di media sosial.

Gangguan kesehatan mental ini ditandai dengan rasa percaya diri berlebihan dan pandangan bahwa dirinya lebih penting dibanding orang lain.

in1

>>> Komisi I DPR Minta Latsarmil Kopdes Dievaluasi Usai 3 Peserta Wafat

Penderita NPD juga memiliki kebutuhan tinggi untuk dikagumi atau dipuji oleh lingkungan sekitarnya. Di sisi lain, rasa empati terhadap orang lain cenderung rendah.

Sederhananya, orang dengan NPD sering merasa dirinya lebih baik, lebih istimewa, atau lebih unggul ketimbang orang lain. Kondisi ini dapat membuat penderitanya kesulitan menjalin hubungan sosial.

Apa Penyebab NPD?

Melansir Duke Health, NPD bukanlah gangguan yang disebabkan oleh faktor genetik.

Sama seperti banyak gangguan kesehatan mental lainnya, kondisi ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan pola pengasuhan.

Seorang anak yang sejak kecil terus-menerus diajarkan bahwa dirinya luar biasa dan harus selalu mendapatkan perlakuan istimewa, bahkan dengan mengabaikan kepentingan orang lain, berisiko lebih tinggi mengembangkan sifat-sifat NPD saat dewasa.

Ciri Orang NPD

Tak semua orang yang percaya diri atau suka tampil di depan umum dapat disebut mengalami NPD.

Gangguan ini memiliki sejumlah karakteristik khusus yang muncul secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa ciri orang dengan NPD.

1. Merasa lebih penting dan unggul dibanding orang lain.

Mereka sering merasa lebih hebat, lebih pintar, atau lebih sukses meskipun tidak selalu didukung oleh fakta yang nyata.

2. Merasa berhak mendapatkan perlakuan istimewa.

Mereka berharap orang lain memberikan perhatian, penghormatan, atau fasilitas tertentu tanpa alasan yang jelas.

>>> Bahlil Targetkan Produksi CNG Pengganti LPG 3 Kg Mulai Juli 2026