Sang ibu dilaporkan dirawat di rumah sakit akibat syok.

Peristiwa ini menjadi kasus terbaru kematian anak di dalam kendaraan saat gelombang panas ekstrem melanda Prancis.

in1

Pada Senin, jasad dua anak berusia dua dan empat tahun ditemukan di dalam mobil keluarga mereka yang terparkir di area permukiman di kota Carpentras, Prancis selatan.

Berdasarkan perhitungan AFP, sekitar 63 juta orang diperkirakan masih akan menghadapi suhu di atas 30 derajat Celsius pada Kamis, sehari setelah Prancis mengalami malam terpanas sepanjang sejarah pencatatan.

Para pengamat cuaca memperingatkan gelombang panas yang dimulai pekan lalu berpotensi menyaingi gelombang panas tahun 2003 yang menewaskan hampir 15.000 orang di seluruh Prancis.

Hingga kini belum diketahui secara pasti berapa jumlah korban jiwa akibat cuaca panas ekstrem sejak pekan lalu.

Wali Kota Paris, Emmanuel Grégoire, pada Kamis menyatakan angka kematian di ibu kota terus meningkat, meski tidak menyebutkan jumlah pastinya.

Gelombang panas tersebut membuat jutaan warga Prancis kesulitan menjaga rumah mereka tetap sejuk.

Pemerintah Prancis menyebut satu dari tiga rumah di negara itu tidak dirancang untuk menghadapi suhu ekstrem.

>>> Cara Mencairkan 3 Jenis Bantuan Sosial di Kantor Pos Akhir Juni 2026

Kondisi ini juga memaksa ribuan sekolah dasar di seluruh Prancis ditutup sementara atau mengurangi jam belajar.