Dialog yang mengajak para pembuat kebijakan, akademisi, praktisi, dan masyarakat adat untuk duduk bersama bertukar gagasan dan membangun komitmen bersama.

Dialog ini merupakan bagian dari pameran wastra Weaving Wonders: Tenun, Pangan, Energi, dan Perempuan - Dari Warisan ke Kekuatan Ekonomi, yang diselenggarakan di tempat yang sama oleh Yayasan Uma Nusantara.

in1

Mengangkat tema "Ekosistem Pendukung Ekonomi Restoratif: Kebijakan dan Layanan bagi Inisiatif Lokal", diskusi hari ini menegaskan satu gagasan utama: ekonomi restoratif Indonesia harus dibangun di atas agensi perempuan, agar perempuan dapat menjadi pelaku ekonomi yang tangguh, mandiri, dan berdaya di setiap level, mulai dari unit keluarga, kelompok warga, desa, hingga kabupaten.

Forum dialog kebijakan hari ini berlangsung dalam dua sesi utama yang menghadirkan jajaran pejabat tinggi pemerintah pusat.

Sesi pertama, dipandu oleh jurnalis senior Desi Anwar, dengan pemantik diskusi Alamsyah Saragih, dan enam orang panelis, yakni Guru Besar Universitas Satya Wacana Daniel Daud Kameo, Mendes PDTT Yandri Susanto, Wamen PPPA Veronica Tan, Wamenprein Faisol Riza, Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa, dan Dirjen Perhutanan Sosial Kemenhut Catur Endah Prasetiani.

>>> Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual dalam Kasus Taufik Hidayat

Rangkaian diskusi hari pertama ini ditutup dengan makan malam bersama, menyajikan menu khas dari Mama-mama Desa Adat Wogo, Kecamatan Golewa, Ngada, Flores, NTT yang menjadi simbol nyata ihwal pengetahuan dan keterampilan perempuan lokal turut menghidupkan forum ini, sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya NTT kepada para pemangku kebijakan nasional.