Cameron Boozer resmi menjadi anggota Memphis Grizzlies setelah terpilih di posisi ketiga NBA Draft 2026.

Namun, sebagai pendatang baru, ia memiliki keuntungan besar: sang ayah, Carlos Boozer, mantan pemain NBA 13 musim, siap membimbingnya.

in1

>>> Menkes: Indonesia Kekurangan Dokter, Beban Kerja Tenaga Kesehatan Tinggi

TMZ Sports bertemu keluarga Boozer di New York City, lokasi draft, dan bertanya kepada Carlos tentang nasihat yang akan ia berikan kepada putranya yang berusia 18 tahun.

"Nasihat terbesar saya adalah berada di tempat Anda berada. Nikmati prosesnya.

Sering kali kita terjebak memikirkan masa lalu atau terlalu bersemangat menanti masa depan. Nasihat saya: nikmati setiap momen.

Hari ini kami akan terbang ke Memphis dan menikmati kota itu," ujar Carlos.

Carlos, yang terpilih di urutan ke-35 pada 2002, jelas sangat bangga dengan pencapaian putranya. "Tadi malam luar biasa.

>>> Aturan Verifikasi Wajah untuk Registrasi SIM Baru Mulai 1 Juli 2026

Saya sangat bersemangat untuk Cameron. Perjalanannya berat, ia bekerja keras.

Seluruh keluarga bangga padanya, pergi ke Memphis," katanya penuh haru.

Cameron sendiri sempat berbincang singkat dengan awak media.

Ia juga menyebut bahwa keputusan saudaranya, Cayden, untuk kembali ke Duke musim depan adalah langkah tepat demi pengembangan diri.

Grizzlies sangat membutuhkan kontribusi Cameron, yang merupakan peraih Wooden Award 2026, setelah musim lalu hanya mencatat rekor 25-57.

>>> Panduan Buka Blokir STNK: Penyebab, Syarat, dan Biaya

Kini, semua mata tertuju pada langkah sang rookie di NBA.