Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Kamis (25/6) hari ini.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi, meski peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka.

in1

>>> Mantan Bintang Giants Aubrey Huff Keluarkan Ucapan Homofobik soal Pride Night

Menurut Herditya, IHSG berpotensi terkoreksi ke area 5.723-5.847, namun selanjutnya masih memiliki peluang menguat ke kisaran 6.548-6.782.

Ia memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784 dan 5.594, serta resistance 6.286 dan 6.459.

Herditya merekomendasikan saham BREN, INCO, dan MBMA untuk dicermati.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih dalam tekanan setelah melanjutkan pelemahan sebelumnya.

Ivan mengatakan IHSG berpotensi rebound jika mampu bertahan di atas 5.722, namun jika level tersebut ditembus, pelemahan berisiko berlanjut menuju 5.472.

>>> Wacana Hukuman Kebiri untuk Taufik Hidayat dalam Kasus Penyiksaan YTR

Ia memprediksi IHSG bergerak di level support 5.847, 5.722, 5.472, dan 5.314, serta resistance 6.121, 6.294, 6.545, 6.835, dan 7.207.

Ivan merekomendasikan saham ADRO, AMRT, ANTM, BBNI, dan BMRI.

Pada perdagangan Rabu (24/6), IHSG ditutup di level 5.883, melemah 217,45 poin atau minus 3,56 persen dari perdagangan sebelumnya.

Investor melakukan transaksi sebesar Rp15,15 triliun dengan jumlah saham diperdagangkan sebanyak 26,94 miliar saham.

>>> Kerim Alajbegovic, Pemuda 18 Tahun Hidupkan Asa Bosnia di Piala Dunia

Sebanyak 98 saham menguat, 611 terkoreksi, dan 104 stagnan pada penutupan kemarin.