Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak akan mengubah kebijakannya terhadap Iran. Pernyataan itu muncul setelah Senat meloloskan resolusi yang menyerukan penghentian permusuhan dengan Iran tanpa persetujuan Kongres.

Trump mengaku kecewa dengan keputusan Senat yang mengesahkan Resolusi Kekuatan Perang.

in1

>>> Prabowo Targetkan B50 Meluncur Juli 2026, Impor Solar Berakhir

Menurutnya, resolusi itu muncul saat pemerintahannya mengklaim berhasil menekan Iran ke posisi yang lebih lemah dan lebih terbuka terhadap tuntutan AS.

Meski demikian, Trump menegaskan resolusi tersebut tidak akan menghentikan langkahnya mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam hubungan dengan Iran.

Ia yakin dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi, baik melalui tekanan politik, diplomasi, maupun kebijakan lain yang dianggap perlu.

"Para senator ini justru mempersulit pekerjaan saya, tetapi saya akan menuntaskannya, dengan cara apa pun karena saya selalu berhasil menuntaskannya," ujar Trump, dikutip Kamis (25/6).

Trump menilai pengesahan resolusi itu justru mengirimkan pesan yang salah kepada Teheran.

Ia menuding langkah Senat berpotensi membuat Iran berpikir bahwa Senat tidak lagi mendukung kebijakan tekanan yang selama ini dijalankan pemerintahannya.

>>> Sheriff Oklahoma County Gugat Soal Tanggung Jawab Angkut Tahanan

"Memberitahu Sponsor Teror Nomor Satu di Dunia bahwa senat tidak menyukai apa yang saya lakukan kepada mereka dan saya harus berhenti, berarti memberikan bantuan dan dukungan kepada musuh," tegasnya.

Resolusi Kekuatan Perang dan Dampaknya

Resolusi Kekuatan Perang menginstruksikan presiden untuk mengakhiri permusuhan terhadap Iran kecuali ada persetujuan resmi dari Kongres untuk tindakan militer lanjutan.

Resolusi itu sebelumnya telah mendapatkan persetujuan DPR AS.

Dampak praktisnya masih belum jelas karena saat ini sudah ada negosiasi antara Iran dan AS.

Namun, pengesahan resolusi tersebut dianggap sebagai penolakan simbolis paling kuat dari Kongres terhadap kemungkinan konflik baru antara AS dan Iran.

>>> FirstNet Dukung Keamanan Publik Selama Ajang Sepak Bola Dunia

Bagi Trump, langkah Senat tidak akan mengubah target akhir pemerintahannya. Ia menegaskan akan tetap melanjutkan upaya menyelesaikan konflik dengan Iran.