Pelatih kontingen pencak silat asal Purwakarta, Hamudi, mengaku antusias menatap Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026.

Hamudi memboyong 16 atlet muda ke turnamen yang digelar pada 25-28 Juni 2026 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur.

in1

>>> Politikus Demokrat Sentil Deddy Sitorus PDIP soal Pernyataan AHY

Turnamen ini diinisiasi oleh CNN Indonesia bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

Komposisi atlet terdiri dari empat atlet SD, delapan atlet SMP, dan empat atlet SMA. Sembilan di antaranya putra dan tujuh putri.

"Harapan saya 85% anak-anak saya bisa masuk ke final," kata Hamudi usai technical meeting di Padepokan Pencak Silat, Rabu (24/6).

Menjelang pertandingan, Hamudi fokus menjaga kebugaran fisik atlet. Ia mengatur pola makan, istirahat, dan penguatan mental.

>>> President Curtis: Spin-Off Rick and Morty Tayang 26 Juli di Adult Swim

"Kesiapan mental yang paling utama. Kalau sebagus apapun teknik, kalau mental down, tidak akan keluar tekniknya," ujarnya.

Untuk membentuk mental petarung, Hamudi menerapkan metode latihan khusus. Atlet putri dipasangkan dengan putra, sementara putra berhadapan dengan lawan lebih berpengalaman.

Hamudi mengapresiasi regulasi panitia yang membatasi pertandingan maksimal hingga pukul 18.00 WIB. Kebijakan ini dinilai mendukung pemulihan fisik atlet muda.

Namun, ia menyoroti manajemen waktu rilis bagan pertandingan. Hamudi berharap jadwal bisa keluar lebih cepat agar efisiensi biaya logistik kontingen daerah.

>>> God of War Laufey Dikabarkan Rilis Februari-Maret 2027, Bersaing dengan Banyak Game Besar

"Kalau H-1 belum tahu jadwal, kita hanya pakai insting yang bisa memakan uang lebih banyak," tutur pelatih berusia 26 tahun tersebut.