Sebuah studi dari University of Ottawa mengungkap bahwa berendam di air dingin selama satu jam setiap hari dalam seminggu dapat memicu perubahan pada sel tubuh.

Tim peneliti yang dipimpin Kelli King dan Glen Kenny mengamati peningkatan autophagy, yaitu proses sel membersihkan dan mendaur ulang komponen yang rusak.

in1

>>> Tengkorak Manusia Zaman Neolitikum Dijadikan Alat di China

Studi ini melibatkan sepuluh pria muda sehat yang duduk di air bersuhu 14°C selama satu jam per hari selama tujuh hari berturut-turut.

Sampel darah sebelum dan sesudah minggu tersebut menunjukkan penurunan sinyal kematian sel terprogram (apoptosis) dan toleransi sel yang lebih baik terhadap stres dingin.

Dari Syok Menuju Adaptasi

Pada sesi awal, penanda stres dan kerusakan sel justru meningkat, seolah tubuh belum siap menghadapi dingin.

Memasuki pertengahan minggu, pola bergeser ke arah perbaikan dengan autophagy yang meningkat.

Di hari terakhir, sel-sel partisipan menunjukkan toleransi yang lebih baik terhadap dingin.

Autophagy penting karena terkait dengan pemeliharaan sel yang lebih sehat dan menarik bagi peneliti penuaan serta kesehatan metabolik dan kardiovaskular.

>>> Moto Pad 70 Pro Resmi Meluncur di India pada 27 Juni

Namun studi ini hanya mengukur penanda seluler jangka pendek, bukan hasil kesehatan jangka panjang.

Aman atau Tidak?

Protokol dalam studi ini, satu jam pada suhu 14°C, jauh lebih intens dibanding mandi air dingin biasa.

Paparan dingin memberikan tekanan nyata pada jantung dan sirkulasi. Konsultasi dengan dokter disarankan bagi mereka yang memiliki kondisi kardiovaskular, tekanan darah tinggi, atau sedang hamil.

Perendaman mendadak dapat memicu refleks tersedak yang berbahaya di perairan terbuka. Jangan pernah berendam sendirian di danau atau laut.

Jika ingin mencoba di rumah, mulailah dengan durasi singkat dan suhu yang lebih hangat, serta hentikan jika merasa tidak enak badan.

Studi ini memberikan bukti awal bahwa paparan dingin konsisten selama seminggu dapat mendorong sel menuju program perbaikan dan perlindungan.

>>> OPPO Rilis Pembaruan ColorOS 16 Juni dengan Widget Olahraga dan Berbagi Audio

Namun, apakah ini berarti hidup lebih panjang atau lebih sehat masih perlu diteliti lebih lanjut dengan studi yang lebih besar.