Forum Pemikir dan Media China-Indonesia 2026 digelar di Jakarta pada Rabu, 24 Juni 2026.

Acara ini dihadiri perwakilan dari lembaga pemikir, media, dan institusi akademik kedua negara.

in1

>>> Harga iPad Paling Murah 2026: Dua Model Premium dengan Performa Andal

Diskusi mencakup pendalaman kerja sama China-Indonesia, penguatan pertukaran dan saling belajar, serta promosi solidaritas dan pembangunan Global South.

Pidato Duta Besar China

Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menyampaikan pidato dalam forum tersebut.

Ia mengatakan tahun 2026 merupakan tahun terakhir rencana aksi lima tahun untuk memperkuat kemitraan strategis komprehensif antara China dan Indonesia.

Wang menambahkan bahwa perdagangan bilateral mencapai 167,49 miliar dolar AS pada tahun 2025.

Ia menyatakan China saat ini berkembang pesat dan melangkah maju di jalur modernisasi China.

>>> Cara Mengatasi 6 Dampak Buruk Akibat Keterlambatan Bayar TikTok PayLater

Wang berharap media dan lembaga pemikir terus menjadi jembatan komunikasi dan menceritakan kisah kerja sama ramah China-Indonesia.

Pernyataan Pejabat Lain

Wakil Presiden Asosiasi Diplomasi Publik China Tong Xiaoling mengatakan kerja sama kedua negara semakin kuat di bidang pertanian, ekonomi digital, kecerdasan buatan, energi hijau, dan kesehatan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi rantai industri dan pasokan memiliki potensi besar.

Tong berharap lembaga pemikir dan media dari kedua pihak memanfaatkan peluang dari titik awal sejarah baru dan memainkan peran lebih besar dalam memajukan hubungan China-Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia Stella Christie mengatakan kerja sama Indonesia-China di bidang pendidikan tinggi dan pengembangan bakat terus mendalam dalam beberapa tahun terakhir.

>>> Cara Mencairkan 3 Jenis Bansos di Kantor Pos Akhir Juni 2026

Melalui kolaborasi erat antara akademisi dan industri, kedua pihak telah mencapai hasil yang saling menguntungkan dan pembangunan bersama, ujarnya.