PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) merampungkan pembangunan infrastruktur air bersih di Kampung Cipeuteuy, Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Proyek ini bertujuan memperkuat akses layanan dasar bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau.

in1

>>> Pentagon Tarik Sebagian Kebijakan Vaksin Flu Sukarela untuk Militer

Infrastruktur yang dibangun meliputi dua titik sumur bor, dua menara penampung air, jaringan pipa distribusi sepanjang sekitar 300 meter, serta sambungan listrik baru berdaya 1.300 VA di dua lokasi.

Fasilitas ini diharapkan melayani lebih dari 270 warga setempat.

General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menyatakan bahwa pembangunan sarana air bersih merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata.

Melalui program 'PLN Menyala, Cilegong Mengalir', kami berharap masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang lebih baik," ujarnya.

>>> Polisi Pantau Medsos, Cari Korban Lain Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan

Menurut Kishartanto, infrastruktur air bersih yang memadai dapat mengurangi ketergantungan warga pada sumber air yang sulit dijangkau atau kurang higienis, terutama saat kemarau panjang.

PLN juga menggandeng Pemerintah Desa Cilegong dan Kelompok Pengelola Air Bersih Desa untuk memastikan pengelolaan fasilitas berkelanjutan.

Kepala Desa Cilegong, Edi Sukandi, mengapresiasi bantuan PLN. "Air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat.

Program ini menjadi harapan besar bagi warga agar memperoleh akses air yang lebih mudah dan layak," katanya.

Desa Cilegong selama ini menghadapi tantangan pasokan air bersih saat kemarau. Dengan beroperasinya infrastruktur baru, pasokan air diharapkan lebih stabil.

>>> LPS Targetkan 2 Juta Penduduk Buka Rekening Baru Tiap Tahun

Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya PLN memperluas manfaat infrastruktur pada layanan dasar terkait kesehatan, sanitasi, dan produktivitas warga.