Dadang Ahyar Ismail menjadi sosok yang berperan dalam proses penyerahan diri Taufik Hidayat kepada aparat kepolisian setelah kasus yang menjeratnya menjadi perhatian publik.

Dadang diketahui pernah menjadi atasan Taufik saat keduanya bekerja di perusahaan jasa penagihan kendaraan bermotor. Komunikasi di antara mereka kembali terjalin ketika Taufik menghubunginya di tengah tekanan akibat kasus yang viral.

in1

Dalam percakapan tersebut, Dadang meminta Taufik untuk tidak menghindar dari tanggung jawab dan memilih menempuh jalur hukum dengan menyerahkan diri kepada pihak berwenang.

Taufik Datangi Rumah Dadang di Ciparay

Setelah melalui berbagai pertimbangan, Taufik mendatangi kediaman Dadang di kawasan Ciparay, Kabupaten Bandung. Dalam pertemuan itu, Taufik menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan diri dan meminta pendampingan dari Dadang.

Dadang kemudian menghubungi rekannya yang berprofesi sebagai anggota kepolisian. Selanjutnya, Taufik dibawa ke Polsek Majalaya sebelum proses penanganannya dilanjutkan ke Polda Jawa Barat.

>>> Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional

Tolak Hadiah Rp250 Juta dari Sayembara

Menanggapi hadiah Rp250 juta yang sebelumnya dijanjikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bagi pihak yang membantu menemukan atau menyerahkan Taufik, Dadang memilih tidak menerimanya.

Menurutnya, dana tersebut akan lebih bermanfaat apabila diberikan kepada korban yang terdampak langsung oleh peristiwa tersebut.

"Pak KDM langsung aja kasihin ke korban, soalnya lebih membutuhkan dia, kasian sekali, saya juga ngeri ngelihatnya gitu, semoga korban cepat sembuh," ujar Dadang.

Sayembara Dibuka Saat Taufik Masih Buron

Sebelumnya, Dedi Mulyadi turut menyoroti kasus penganiayaan dan penyekapan yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR di Bandung.

Saat Taufik masih dalam pencarian, Dedi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi membantu aparat menemukan keberadaannya dengan membuka sayembara berhadiah Rp250 juta.

"Saya memberikan ruang bagi warga dimana pun berada untuk berpatisipasi mencarinya, siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap," kata Dedi.